Bedong Bayi Baru Lahir, Perlukah Untuk Dilakukan?

Bedong Bayi Baru Lahir, Perlukah Untuk Dilakukan?

Bedong bayi baru lahir masih sering dijumpai di kehidupan modern saat ini. Meskipun manfaat menjadi alasannya, tetapi tanpa adanya pengetahuan justru akan membahayakan buah hati. Lantas bagaimana sebenarnya langkah supaya bedong bisa memberi manfaat?

Masyarakat meyakini, saat bayi dibedong ia akan mendapatkan kenyamanan. Transisi dari rahim ibunya ke dunia nyata memang membutuhkan perlakuan khusus. Hal tersebut dilakukan agar jabang bayi tidak kaget serta menjadi sarana beradaptasi.

bedong, perawatan bayi yang menjadi perdebatan banyak kalangan. sumber: istockphoto.com
bedong, perawatan bayi yang menjadi perdebatan banyak kalangan. sumber: istockphoto.com

Hanya saja, cara bedong bayi yang salah nantinya bisa berdampak buruk pada buah hati. Agar tidak memberikan efek negatif, alangkah baiknya seseorang mengetahui cara bedong yang tepat serta berlatih terlebih dahulu sebelum benar-benar praktek pada bayi.

Resiko Kesalahan Bedong Bayi Baru Lahir

Masa manusia pada usia bayi adalah waktu rentan. Pasalnya pada saat itu tulang bayi masih sangat lemah. Ketika seseorang melakukan kesalahan dalam proses membedong, banyak resiko yang mengancam sang buah hati.

Sampai saat ini dunia medis telah mencatat banyak kejadian buruk akibat kesalahan dalam membedong. Dari yang berpengaruh pada struktur tulang bahkan hingga kematian. Tentu Anda tidak ingin hal ini terjadi pada buah hati bukan?

Dunia medis mengenal istilah Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Hal ini adalah kejadian pada bayi berusia dibawah satu tahun yang tiba-tiba meninggal dunia, padahal kondisinya sehat. Salah satu penyebab dari SIDS adalah kesalahan dalam membedong.

Dengan fenomena tersebut, dunia medis berharap agar orang tua memperhatikan cara membedong bayi baru lahir. Dimulai dari penggunaan kain yang sesuai sampai pemantauan bayi setelah dalam posisi dibedong.
Jika tidak maka potensi keburukan tersebut bisa terjadi. Meskipun ada sebagian akibat yang tidak terlihat secara langsung, dampak negatif seperti displasia panggul dan kaki bengkok adalah dampak yang sering ditemui.

Membedong bayi adalah salah satu bagian merawat bayi baru lahir peninggalan leluhur. Saat dilakukan dengan benar, akan memberi manfaat pada pertumbuhan bayi. Namun jika terjadi kesalahan, akibat buruk sudah menanti.

Langkah Bedong Bayi Baru Lahir

Untuk mengurangi resiko hal buruk akibat membedong, langkah berikut dapat dijadikan sebagai referensi:

1. Siapkan Kain

Pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan kain. Pastikan memilih kain bertekstur lembut serta tipis. Para leluhur masa lalu biasa menggunakan kain jarik, tetapi bisa juga menggunakan kain lain seperti kain katun atau selimut tipis.

Setelah itu lipat satu bagian ke dalam bagian lain. Buat kain menjadi bentuk segitiga. Hal ini untuk mempermudah juga memaksimalkan fungsi.

2. Letakkan Bayi

Setelah itu letakkan bayi di atas kain dengan posisi terlentang. Taruh bayi pada salah satu sisi kain yang telah dilipat, pastikan leher berada di luar kain. Boleh pada bagian kanan atau kiri tergantung posisi ternyaman.

bedong membeuat bayi merasa nyaman. sumber: istockphoto.com
bedong membeuat bayi merasa nyaman. sumber: istockphoto.com

Lipat satu bagian ke bawah tubuh bayi dengan posisi tangan terkuat mengangkatnya. Lakukan hingga rapi, jangan terlalu ketat maupun terlalu longgar. Terlalu ketat bisa akibatkan bayi sulit bernafas. Sementara terlalu longgar dikhawatirkan menimbulkan lilitan.

3. Menutup Kaki

Kain yang tersisa pada bagian bawah digunakan untuk menutup kaki bayi. Namun jangan sampai membuat lipatan terlalu kuat. Satu kondisi bayi tidak dibedong kaki bengkok tetapi lilitan yang terlalu kuat juga akan mengubah posisi tulang.

4. Menutup Bedong

Terakhir jika ada kain yang tersisa dapat difungsikan untuk menutup dan merapikan bedong. Posisi tangan bayi dapat diletakkan di atas dadanya serta sekalian dilipatkan dari kain sisa. Hal ini agar mengurangi efek saat bayi terkejut.

Melakukan langkah ini adalah untuk mengurangi resiko bayi kesempitan. Namun disisi lain juga tidak terlalu longgar agar menghindarkan bayi dari resiko terlilit terutama pada bayi yang mulai aktif.

Sampai Kapan Bayi Dibedong?

Sebagaimana yang telah disinggung di atas, fungsi dari membedong adalah untuk memberikan rasa nyaman dan sarana bayi beradaptasi. Dengan melihat fakta bayi baru lahir, perlakuan khusus tersebut tentu memiliki batasan agar tidak menimbulkan dampak negatif.

Para pakar memberikan penjelasan, ketika sudah sampai pada batas usia tertentu bayi akan mulai aktif. Jika bedong tidak dilepaskan, maka keberadaannya justru akan menghambat pertumbuhan sang buah hati.

Meskipun pertumbuhan bayi berbeda-beda, dunia medis memberikan batas rata-rata berhenti membedong adalah pada usia 2-3 bulan. Pada usia tersebut mayoritas bayi sudah mulai aktif dengan menggerak-gerakkan tangan dan menendangkan kaki.

Bahkan pada usia tersebut ada sebagian bayi yang bisa tengkurap. Jika sampai bayi dalam posisi tengkurap dengan kondisi terbedong, tentu hal itu akan sangat berbahaya.

pakar berbeda pendapat tentang kapan bayi terakhir dibedong. sumber: istockphoto.com
pakar berbeda pendapat tentang kapan bayi terakhir dibedong. sumber: istockphoto.com

Di samping itu pertumbuhan bayi yang semakin aktif akan membakar metabolisme dalam tubuh. Keadaan tubuh yang panas akan menghasilkan keringat. Dengan keadaan terbedong, keadaan panas tersebut akan membuatnya tak nyaman dan tersiksa.

Satu hal yang pasti adalah orang tua maupun pengasuh bayi dituntut untuk peka. Dengan perkembangan yang terjadi pada buah hati, orang tua harus selalu tangkas dan sigap. Pada banyak kejadian, kecelakaan bayi dibedong adalah karena faktor terlenanya orang tua.

Perlukah Bedong Bayi Baru Lahir?

Dengan melihat efek bayi tidak dibedong serta banyaknya manfaat, membedong bayi diperlukan terutama yang baru lahir. Tetapi melakukannya tidak boleh sembarangan dan alangkah baik jika berlatih terlebih dahulu.

Selain membedong, anak yang baru lahir disyariatkan untuk diberikan aqiqah khususnya yang beragama Islam. Dengan melaksanakan syariat dan membedong dengan panduan para medis, keselamatan bayi akan lebih terjamin.

Untuk mendapatkan kemudahan dalam melaksanakan aqiqah, Padi Aqiqah siap memberikan pelayan. Memiliki banyak pengalaman, pengerjaan akan maksimal dan mengikuti syariat. Semoga Allah memberikan kesehatan pada setiap bayi yang lahir di bumiNya, Aamiin.

Persalinan Pertama Menimbulkan Kecemasan Berlebih, Ini Solusinya!

Persalinan Pertama Menimbulkan Kecemasan Berlebih, Ini Solusinya!

Menjelang waktu persalinan, terutama persalinan pertama, salah satu masalah yang kerap terjadi pada ibu hamil adalah rasa cemas yang berlebihan. Rasa cemas ini umumnya muncul karena ibu hamil terlalu memikirkan segala hal tentang persalinan yang akan ia hadapi. Para pakar menyebut gangguan ini dengan istilah toko-phobia.

Bisa dikatakan bahwa rasa cemas yang muncul menjelang persalinan sebenarnya wajar. Terlebih, persalinan yang hendak dilakukan adalah yang pertama kali. Namun, apabila rasa cemas tersebut terkesan berlebihan hingga menimbulkan rasa takut, maka harus ada langkah yang dilakukan untuk penanganan.

Ilustrasi Ibu Hamil, sumber : www.galamedianews.com
menjelang persalinan, ibu hamil kerap mengalami kecemasan berlebihan. sumber: galamedianews.com

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa cara efektif yang bisa dijadikan solusi untuk mengatasi rasa cemas berlebihan menjelang persalinan. Simak ulasannya!

Solusi Efektif Mengatasi Cemas Berlebihan Menjelang Persalinan

Seperti yang disinggung sebelumnya, rasa cemas kerap muncul menjelang persalinan dan sebenarnya hal ini wajar. Namun, apabila rasa cemas tersebut berlebihan, maka Anda perlu melakukan beberapa tindakan agar tidak terjadi masalah pada proses persalinan yang hendak dijalani.

Beberapa tips mendasar yang efektif untuk mengatasi kecemasan berlebih menjelang persalinan diantaranya adalah:

1. Mempelajari beragam hal tentang persalinan

Tips pertama agar Anda bisa mengatasi kecemasan berlebih menjelang persalinan adalah dengan mempelajari beragam hal, termasuk tips persalinan. Berbekal pengetahuan tentang persalinan yang dimiliki, tentu Anda akan memiliki kesiapan yang lebih baik.

Sebenarnya, ada berbagai hal yang perlu diketahui terkait persalinan. Misalnya saja, Anda perlu tahu tentang tahapan persalinan yang akan dilalui mulai dari awal hingga akhir. Selain itu, ketahui pula beberapa tips untuk melancarkan persalinan, seperti melakukan senam, mengontrol pola makan dan lainnya.

2. Mempersiapkan berbagai kemungkinan yang terjadi

Rasa cemas menjelang persalinan bisa muncul karena adanya kekhawatiran tentang bagaimana persalinan tersebut nantinya. Setiap ibu hamil pasti menginginkan proses melahirkan normal. Namun, bisa jadi, karena beberapa sebab tertentu, proses persalinan normal tidak bisa dilakukan.

mempelajari beragam hal tentang persalinan bisa meningkatkan kesiapan melahirkan. sumber: istockphoto.com
mempelajari beragam hal tentang persalinan bisa meningkatkan kesiapan melahirkan. sumber: istockphoto.com

Nah, hal semacam ini tentu juga harus dipersiapkan dengan baik. Dengan kesiapan tersebut, Anda nantinya akan memiliki mental yang lebih kuat dan persiapan yang lebih matang sehingga kecemasan berlebih tidak akan muncul.

3. Mengatur emosi

Agar kecemasan berlebihan tidak muncul menjelang persalinan, Anda juga perlu mengatur emosi. Memang, menjelang persalinan, ibu hamil cenderung memiliki emosi yang tidak stabil. Selain karena pikiran, secara umum, ada perubahan hormon yang juga berpengaruh pada tingkat stabilitas emosi ibu hamil.

Terkait hal ini, ada baiknya jika Anda berusaha untuk mengatur emosi yang terkadang meledak-ledak. Pasalnya, para pakar mengatakan bahwa emosi yang stabil cenderung sangat membantu kelancaran proses persalinan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelola emosi agar stabil. Mendapatkan dukungan dari orang terdekat terutama suami dan keluarga adalah salah satunya. Selain itu, Anda juga bisa mencatat apa saja yang dirasakan untuk mendapatkan ketenangan.

4. Memotivasi diri sendiri

Tips selanjutnya yang cukup efektif untuk menghilangkan kecemasan berlebih saat menjelang persalinan adalah memotivasi diri sendiri. Seperti disinggung sebelumnya, persalinan normal adalah keinginan dari setiap ibu hamil. Namun, bagaimana jika ternyata ada masalah yang menjadikan Anda tidak bisa melakukannya?

Biasanya, dokter akan memberitahukan kondisi Anda menjelang persalinan. Apabila ternyata ada masalah pada kandungan dan mengharuskan Anda untuk melakukan operasi Caesar, maka Anda harus menerimanya dengan besar hati. Beri motivasi pada diri sendiri bahwa kelahiran si kecil lebih penting daripada proses yang dilalui.

5. Mengajak si kecil berbincang

Pernah mendengar perkataan bahwa si kecil yang masih berada di dalam kandungan bisa mendengarkan apa yang ibunya bicarakan?

Terkait mengatasi kecemasan berlebihan menjelang persalinan pertama, Anda bisa mengajak bayi yang ada di dalam kandungan berbincang-bincang. Ini adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan ketenangan dan mengatasi kecemasan tersebut.

bayi yang ada di dalam kandungan mendengarkan apa yang ibunya bicarakan. sumber: istockphoto.com
bayi yang ada di dalam kandungan mendengarkan apa yang ibunya bicarakan. sumber: istockphoto.com

Tentu saja, Anda bisa berbicara tentang banyak hal pada bayi tersebut. Misalnya saja, ajak si kecil untuk bisa lahir dengan proses yang lebih mudah dan sehat. Hal semacam ini secara ajaib akan memberikan dampak positif dan meningkatkan kedekatan bayi dengan ibu secara emosional.

6. Latihan relaksasi

Seperti yang dibahas di awal, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai bentuk persiapan menjelang kelahiran. Selain menjaga kesehatan dan mengatur pola makan, penting bagi Anda untuk melakukan latihan relaksasi, terutama apabila tanda-tanda melahirkan anak pertama sudah dirasakan.

Berbincang tentang latihan relaksasi tersebut, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Misalnya saja, Anda bisa melakukan beberapa gerakan yoga khusus untuk ibu hamil atau melakukan meditasi. Selain itu, Anda pun bisa meluangkan waktu untuk duduk dan bersantai agar lebih rileks.

ibu yang lebih rileks membuat persalinan lebih lancar. sumber: istockphoto.com
ibu yang lebih rileks membuat persalinan lebih lancar. sumber: istockphoto.com

Beberapa hal di atas adalah apa yang bisa Anda lakukan sebagai langkah penanganan rasa cemas berlebihan yang muncul menjelang persalinan pertama. Sebagai tambahan, berusahalah untuk senantiasa tetap aktif dan hidup sehat menjelang persalinan.

Para pakar mengatakan bahwa ibu hamil trimester akhir yang tetap aktif cenderung memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik sekaligus bisa terhindar dari stress berkepanjangan. Sebaliknya, ibu hamil yang cenderung kurang gerak dan tidak melakukan kegiatan cenderung lebih rentan terkena serangan stress dan rasa cemas berlebihan. Meskipun, Anda harus mengatur waktu istirahat.

Nah, lakukan beberapa hal di atas untuk mengatasi rasa cemas berlebihan yang muncul. Perlu disadari bahwa kelahiran adalah hal yang sebenarnya Anda tunggu sehingga Anda seharusnya menyambut proses persalinan pertama tersebut dengan suka cita. Semoga bermanfaat!

Ini Dia Manfaat Dan Resep Minuman Jahe Untuk Ibu Hamil

Ini Dia Manfaat Dan Resep Minuman Jahe Untuk Ibu Hamil

Permasalahan yang dihadapi oleh para ibu hamil bisa dibilang cukup kompleks. Salah satunya adalah soal menjaga imunitas dan kondusifitas mood. Hal ini menuntut perlunya pendekatan yang efektif dan juga alami, diantaranya dengan beberapa resep minuman jahe untuk ibu hamil yang terbukti cukup efektif.

Oleh karena itu beberapa menit kedepan Anda bisa menggali apa saja manfaat minuman jahe bagi ibu hamil, sekaligus apa saja resep sederhana yang bisa Anda jadikan acuan untuk membuat sajian teh jahe secara mandiri di rumah.

Manfaat Teh Jahe untuk Ibu Hamil yang Perlu Anda Ketahui

Ada banyak manfaat teh jahe yang bisa Bumil dapatkan, diantaranya adalah sebagaimana berikut:

1. Mengatasi Morning Sickness

Sejumlah ibu hamil sangat rentan mengalami morning sickness, mual sampai dengan muntah. tentu saja hal ini bisa sangat mengganggu bahkan mengurangi nafsu makan para ibu hamil, sehingga perlu untuk diatasi sesegera mungkin.

Morning sickness sangat mengganggu masa kehamilan. Sumber: istockphoto.com
Morning sickness sangat mengganggu masa kehamilan. Sumber: istockphoto.com

Kabar baiknya, teh jahe terbukti ampuh membantu mengatasi keluhan ini. Pasalnya jahe sendiri mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang berfungsi sebagai reseptor pada sistem pencernaan serta mempercepat pengosongan perut.

2. Mengatasi Hiperemesis Gravidarum

Teh jahe juga bisa membantu mengatasi hiperemesis gravidarum yang merupakan gejala mual hanya saja mual dan muntah di sini terjadi secara berlebihan. Kondisi ini tidak sekedar mengganggu ibu hamil, bahkan berisiko membuat ibu hamil mengalami dehidrasi, sembelit, sampai dengan penurunan berat badan sehingga kesehatan ibu dan janin menjadi terganggu.

3. Meredakan Kram Perut

Kram perut merupakan jenis keluhan yang cukup umum dialami oleh ibu hamil di trimester pertama. Kram perut memang tidak begitu membahayakan jika masih dalam skala ringan. namun ketika kram perut berat maka sudah harus mendapatkan pertolongan. Dalam hal ini jahe dapat bertindak sebagai antiinflamasi pereda nyeri di perut.

4. Melawan Infeksi

Perubahan hormon selama masa kehamilan juga bisa memicu gangguan pada mulut dan gusi. Oleh karena itu, selain perlu melakukan pemeriksaan gigi secara rutin ke dokter gigi, bumil juga dianjurkan mengonsumsi teh jahe guna menjaga kesehatan gigi dan mulut. Hal ini dikarenakan adanya kandungan pada jahe yang memiliki efek antibakteri.

5. Membantu Menjaga Kadar Kolesterol

Kolestrol bisa menjadi ancamaan bagi jantung ibu. Sumber: unsplash.com
Kolestrol bisa menjadi ancamaan bagi jantung ibu. Sumber: unsplash.com

Mengkonsumsi jahe untuk ibu hamil juga cukup efektif dalam mengatur kadar kolesterol selama kehamilan. Dimana kadar lipoprotein LDL yang tinggi (kolesterol jahat) bisa berdampak pada peningkatan risiko penyakit jantung.

6. Meredakan Kondisi Nyeri Otot

Nyeri otot yang banyak dialami oleh ibu hamil juga bisa diatasi dengan mengkonsumsi jahe, meski dampak yang dihasilkan tidak terjadi secara langsung. Anda bisa mengonsumsi 2 gram jahe per hari, selama 11 hari.

7. Membantu Melawan Batuk dan Pilek

Sistem kekebalan tubuh cenderung melambat selama kehamilan. Mengantisipasi hal ini, para ibu hamil dianjurkan untuk memanfaatkan jahe untuk meningkatkan sistem kekebalan, dan membantu para ibu hamil pulih dengan cepat.

8. Membantu Meredakan Mual di Pagi Hari

Mual dan muntah pada ibu hamil konon berdampak besar pada kualitas hidup. Dengan pertimbangan pilihan alami, mengkonsumsi jahe terbukti baik untuk mengatasi mual dan muntah.

9. Membantu Penyerapan Nutrisi

Mengkonsumsi jahe untuk ibu hamil juga dapat membantu tubuh menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini tentu saja dapat membantu pertumbuhan janin dengan pertumbuhan yang baik.

Resep Minuman Jahe untuk Ibu Hamil

Ada cukup banyak resep simpel untuk membuat minuman jahe bagi ibu hamil yang bisa Anda coba sendiri di rumah. Berikut ini ulasan lengkapnya.

1. Wedang Jahe Gula Merah

Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain 1 batang serai, 1 ruas jahe, gula merah secukupnya, 1 sdm air perasan lemon, dan 1 gelas air panas

Racikan seduhan jahe adalah pilihan terbaik. Sumber: unsplash.com
Racikan seduhan jahe adalah pilihan terbaik. Sumber: unsplash.com

Cara membuatnya: Cuci hingga bersih dan potong-potong semua bahan. Setelah terpotong, campurkan semua bahan ke dalam air panas dan aduk hingga merata.Cara lain, Anda bisa merebus semua bahan dalam sebuah panci berisi air sampai mendidih. Nikmati selagi hangat.

2. Air Guraka Khas Ternate

Bahan-bahan yang dibutuhkan: 3 ruas jahe, 2 keping gula merah 500 ml air, dan 2 genggam kacang tanah

Cara membuatnya: Sangrai kacang tanah hingga cukup matang. Setelah itu bersihkan kulit arinya, lalu sisihkan kacang. Di lain sisi bersihkan juga jahe lalu iris tipis. Berikutnya cacah gula merah sebelum dimasukkan ke dalam panci berisi air panas. Kemudian masukkan irisan jehe dan tunggu hingga dirasa cukup. terakhir saring sajian siap dinikmati dengan taburan kacang sangrai.

3. Minuman Jahe Biji Jali

Bahan-bahan yang dibutuhkan: 5 sdm biji jali, 2 liter air, 3 cm jahe geprek, 1 simpul daun pandan, 1/4 sdt garam, dan gula pasir secukupnya.

Cara membuatnya: Pertama-tama rendam biji jali selama semalam, selanjutnya cuci dan tiriskan.
Rebus air, daun pandan, jahe dan biji jali-nya hingga air mendidih. Setelah itu tutup pancinya selama 30 menit. jangan lupa untuk menambahkan gula sesuai dengan selera. Setelah itu sajian jahe biji jali siap disajikan.

4. Minuman Jahe dan Kelapa Muda

Bahan-bahan yang dibutuhkan: 1 butir kelapa muda, 100 gr kolang-kaling, 4 ruas jahe, 100 gr gula aren, 2 sdm fiber creme, Sedikit garam, 400 gr air

Cara membuatnya: Rebus terlebih dahulu kolang-kaling, lalu bersihkan setelah ditiriskan. Kerok daging kelapa dan pisahkan dengan airnya, geprek jahe, dan haluskan gula aren. Setelah semuanya siap maka campurkan semua komponen. Terakhir masak hingga mendidih dan jahe kelapa muda siap dinikmati.

5. Minuman Saraba dari Makassar

Bahan-bahan yang dibutuhkan: 100 gram jahe, gram gula merah, 1 sdt merica bubuk, 1 liter santan dari 1/2 biji kelapa, 1/4 sdt garam (opsional)

Cara membuatnya: Pertama-tama kupas jahe, cuci dan tumbuk. Setelah itu masukkan semua bahan (kecuali santan) kedalam panci untuk direbus. Di sisi lain masak juga gula hingga larut dan mendidih. Tuang dan saring ke dalam gelas dengan tambahan satu butir kuning telur ayam kampung. Nikmati selagi hangat.

Selain kelima resep di tas, Anda juga masih bisa melakukan kreasi minuman jahe lainnya seperti resep jahe kurma, jahe pandan, sampai dengan jahe madu. Demikian itulah ulasan seputar ibu hamil dan masa kehamilan kali ini. Semoga bermanfaat. jangan lupa share dan nantikan ulasan menarik lainnya. Sekian dan terima kasih.

Souvenir Aqiqah Sederhana; Agar Aqiqahan Semakin Berkesan

Souvenir Aqiqah Sederhana; Agar Aqiqahan Semakin Berkesan

Penyelenggaraan acara aqiqahan agaknya sudah menjadi acara yang lumrah bagi keluarga muslim. Meski bukan bagian dari sesuatu yang wajib, aqiqahan faktanya cukup menjadi salah satu momen yang sangat dinanti-nanti. Maka tidak heran jika bagi sebagian kalangan, acara ini betul-betul dipersiapkan jauh-jauh hari. Mulai dari konsep acara, menus, sampai dengan pilihan souvenir aqiqah sederhana untuk para undangan.

Mengapa perlu persiapan aqiqah jauh-jauh hari? Jawabannya agar momen yang bisa dibilang sakral dan jarang-jarang tersebut berlangsung dengan baik dan berkesan. Baik bagi keluarga inti, keluarga besar, maupun para tamu undangan.

Berkaitan dengan tamu undangan inilah yang akan menjadi fokus bahasan kita. Ya, bagaimana agar momen spesial tersebut meninggalkan kesan yang baik dan mendalam bagi para undangan? Tentu saja sangat bergantung pada banyak aspek. Dan salah satu aspek yang paling menentukan adalah kehadiran sebuah souvenir aqiqah.

Apa itu Souvenir Aqiqah Sederhana dan Apa Pula Manfaatnya?

Sebagaimana kita ketahui bahwa aqiqah merupakan salah satu bentuk ibadah dalam rangka menanamkan nilai-nilai ketuhanan kepada anak sedari kecil. Selain itu sebagai bentuk pengungkapan rasa kebahagian dan syukur kepada Allah SWT. Oleh karenanya maka jadi wajar jika shohibul hajat turut menyenangkan para tamu dengan kenang-kenangan berupa souvenir.

Ya, souvenir sendiri merupakan barang-barang yang umumnya berupa kerajinan tangan atau handicrafts, sebagai buah dari kreativitas para pengrajin aneka kerajinan tangan. Souvenir ini kemudian dimaksudkan sebagai pengingat momen. Lalu apa manfaatnya selain sebagai pengingat?

Selain sebagai pengingat, souvenir juga berfungsi sebagai bentuk penghargaan kepada para tamu undangan. Sebuah cara penyampaian akan rasa penghormatan yang cukup elegan. Nah, jika sudah demikian, yang perlu dilakukan berikutnya adalah memilah dan memilih opsi souvenir yang cocok dengan tema acara, dan tentu saja sesuai dengan budget Anda.

9 Rekomendasi Souvenir Aqiqah Sederhana namun Berkesan

Ada cukup banyak model souvenir yang bisa Anda jadikan opsi untuk souvenir acara aqiqahan Anda. Dari sekian banyak opsi yang ada, kami rangkum untuk Anda beberapa di antaranya yang menurut kami cukup recomended.

1. Souvenir Aqiqah Sederhana Tasbih

Souvenir tasbih. Sumber: unsplash.com
Souvenir tasbih. Sumber: unsplash.com

Opsi souvenir aqiqah sederhana yang pertama Anda bisa menggunakan tasbih. Selain simpel, tasbih memiliki kegunaan jangka panjang yang sangat cocok untuk menjadi kenang-kenangan. Ibadah juga akan terasa lebih khusyuk dengan tasbih. Oleh karena itu souvenir yang satu ini cukup penting untuk perayaan aqiqah. Sederhana namun berkesan.

2. Souvenir Aqiqah Sajadah

Selain tasbih, Anda juga bisa mempertimbangkan opsi sajadah. Opsi ini juga sebagaimana tasbih merupakan bagian dari perangkat shalat. Anda bisa memilih sajadah dengan kualitas menengah kebawa atau menengah ke atas lagi-lagi sesuai dengan kekuatan budget.

3. Mug Souvenir

Mug Souvenir. Sumber: unsplash.com
Mug Souvenir. Sumber: unsplash.com

Tidak hanya perangkat ibadah, Anda juga bisa memanfaatkan perangkat makan sebagai souvenir aqiqah. Antara lain ada mug. Tenang, mug ini bukan semabarng mug, namun mug custom dengan hiasan gambar tertentu pada bagian permukaan mug. Bisa foto bisa juga nama.

4. Reusable Straw

Berikutnya ada reusable Straw atau dikenal dengan stainless straw. Benda kecil yang satu ini tidak lain merupakan sedotan besi anti karat yang dapat digunakan berkali-kali untuk meminimalisir penggunaan sedotan plastik sekali pakai. Pilihan souvenir yang satu ini bisa dibilang cukup ramah lingkungan.

5. Botol Tumbler

Souvenir tumbler. Sumber: unsplash.com
Souvenir tumbler. Sumber: unsplash.com

Sedikit lebih besar, opsi botol tumbler juga bisa Anda jadikan sebagai souvenir aqiqah. botol tumbler sendiri merupakan salah satu barang terbaik yang bisa anda jadikan souvenir aqiqah. Botol tumbler umumnya terbuat dari bahan stainless dan plastik dengan berbagai ukuran. Selain berfungsi sebagai botol minum, tumbler ini juga praktis untuk dibawa kemana – mana.

6. Toples Kecil

Nah, kalau opsi yang satu ini dijamin para ibu-ibu akan suak. Apalagi kalau bukan toples kecil yang cantik. Toples kecil tidak kalah cocok untuk dijadikan sebagai souvenir di berbagai acara, karena selain memorable juga jamak digunakan dalam keseharian. Mulai dari untuk menyimpan permen, biskuit, sampai dengan benda-benda kecil lainnya.

7. Bantal Custom

Souvenir bantal. Sumber: unsplash.com
Souvenir bantal. Sumber: unsplash.com

Bantal custom dengan ukuran mini juga bisa Anda jadikan sebuah souvenir yang unik untuk acara aqiqahan. Sebagai variasi, Anda bisa menambahkan inisial nama buah hati atau fotonya pada permukaan bantal mini tersebut. Dengan memberikan souvenir berupa bantal mini, nantinya bisa digunakan oleh si penerima souvenir dalam keseharian mereka.

8. Handuk Kecil

Handuk juga bisa dijadikan sebagai opsi souvenir. Hanya saja Anda perlu memilihi handuk yang berukuran kecil. Sehingga tidak perlu handuk dengan ukuran besar. Dengan ukuran kecil saja souvenir handuk mini sudah cukup bermanfaat dan fungsional bagi si penerima souvenir.

9. Goodie Bag

Dan yang terakhir ada goodie bag. Souvenir yang satu ini merupakan jenis tas yang berbahan spunbond dan dapat Anda desain sesuai dengan selera Anda. Untuk souvenir aqiqah jenis ini Anda dapat mendesainnya dengan memasukan nama inisial buah hati Anda.

Itu dia setidaknya sembilan opsi souvenir aqiqah sederhana yang bisa Anda gunakan dalam acara aqiqah anak Anda. prinsipnya, dalam memilih jenis souvenir, prioritaskan fungsi jangka panjang souvenir agar souvenir tidak sekedar menjadi hiasan tanpa fungsi signifi kan.

Selain itu Anda juga tidak perlu memaksakan diri jika budget kurang memungkinkan. Sesuaikan saja opsi souvenir yang akan Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan kesanggupan. Mengingat cost aqiqah tidak hanya soal souvenir, tapi juga soal cost qurban kambing dan lain sebagainya. Demikian itulah ulasan singkat seputar souvenir aqiqah. Semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Sederhanakan Perawatan Bayi Kembar Dengan Tips Berikut

Sederhanakan Perawatan Bayi Kembar Dengan Tips Berikut

Merawat bayi tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih untuk kasus bayi kembar. Tentu perawatan bayi kembar bisa menjadi lebih kompleks ketimbang perawatan satu bayi sebagaimana umum terjadi.

Selain karakter bayi yang rentan terhadap gangguan, juga pola komunikasi bayi yang relatif lebih sulit untuk dipahami ketimbang memahami anak yang sudah bisa bisa berkomunikasi secara verbal. Ini baru soal pola komunikasi dan aktivitas. Belum soal-soal lain yang sifatnya materil. Mulai dari sandang sampai dengan pangan tentu saja menjadi lebih banyak ketimbang satu bayi.

Tapi tenang, semua ada jalan keluarnya. pendekatan paling rasional adalah di aspek manajemen. Muli dari manajemen waktu, manajemen keuangan, sampai dengan manajemen emosi. Berikut ini hal-hal yang bisa bunda pertimbangkan untuk mengurangi kerumitan merawat bayi kembar.

Tips Mudah Perawatan Bayi Kembar

Apakah betul beberapa tips berikut akan menjadikan perawatan si kembar jadi mudah? Tentu saja tidak. Karena tips tetaplah tips. Tips hanya sekedar pendekatan. Yang membuat perawatan bayi kembar menjadi benar-benar mudah adalah bunda itu sendiri. Setidaknya, beberapa tips berikut sedikit banyak bisa membantu meringankan tugas bunda dalam merawat bayi kembar.

1. Kenali dan Catat Kebiasaan Si Kembar

Meski kembar, tetap saja kedua bayi kembar tersebut memiliki rutinitas yang berbeda. Meski begitu rutinitas keduanya tetap memiliki pola yang sama atau setidaknya hampir sama. Pola inilah yang perlu untuk ditemukan dan dipahami oleh para bunda.

Temukan pola aktivitas si kembar. Sumber: unsplash.com
Temukan pola aktivitas si kembar. Sumber: unsplash.com

Untuk langkah awal, bunda cukup fokus pada rentang aktivitas, bukan detail aktivitas. Contoh jam tidur kedua bayi meski beda tetap dimungkinkan ada di rentang waktu berdekatan. Rentang waktu tidur keduanya inilah yang bisa disebut sebagai pola.

Hal-hal lainnya yang juga perlu untuk para bunda temukan polanya adalah terkait dengan berapa kali bayi menyusu dalam sehari, durasi jam tidur si kembar tidur, rentang si kembar buang air, termasuk efek alergi si bayi, dan masih banyak lagi.

Dengan berbekal pola, bunda menjadi lebih fokus pada rentang aktivitas yang sama, bukan detail perbedaan aktivitas si kembar. tentu dengan begini bunda akan sangat terbantu.

2. Buat Satu Jadwal untuk Si Kembar

Nah, setelah pola si kembar ditemukan, selanjutnya pola tersebut perlu dikonversi jadi jadwal. Ya, jadwal rutinitas si kembar. Jadwal inilah yang nantinya akan membantu para bunda merawat si kembar dalam jadwal yang sama.

Satu jawal untuk si kembar. Sumber: istockphoto.com
Satu jawal untuk si kembar. Sumber: istockphoto.com

Dengan jadwal yang sama, bunda tidak perlu melakukan hal yang sama di dua jadwal berbeda. Beberapa aktivitas yang bisa disatukan di satu jadwal antara lain memberikan asi, menidurkan, makan, dan lain sebagainya.

3. Belanja Perlengkapan Bayi Secara Online

Belanja offline dengan cara bepergian membawa si kembar sekaligus tentu tidak sederhana. Belum lagi ketika bayi rewel di jalan. Oleh karenanya, jika barang masih mungkin untuk didapatkan secara online maka sebaiknya Anda mencukupkan diri dengan berbelanja secara online.

Belanja online lebih efisien. Sumber: unsplash.com
Belanja online lebih efisien. Sumber: unsplash.com

Dengan berbelanja secara online, setidaknya para bunda bisa menghemat tenaga dan waktu untuk jarak tempuh perjalanan. Meski di waktu yang sama belanja online juga memiliki kekurangan. Ketidakpuasan gambar barang dengan fakta barang misalnya.

4. Maksimalkan Prepare

Persiapan yang matang akan sangat menentukan seberapa mudah dan sederhana sebuah aktivitas. Ambil contoh memandikan si kembar, persiapan yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan baju ganti, handuk, dan berbagai perawatan kulit bayi di tempat yang mudah dijangkau.

Dengan cara persiapan matang ini jelas akan sangat membantu para bunda dalam mengefektifkan kegiatan atau rutinitas.

5. Sabar dan Atur Pernapasan

Sabar dan mengatur ulang pernapasan adalah kunci pokok menghadapi kerewelan bayi. Terlebih jika ada insiden-insiden mengkhawatirkan. Maka untuk mengurangi tekanan, atur ulang pernapasan.

Rehat sejenak juga layak untuk para bunda dan bunda lakukan. Tidak ada salahnya untuk duduk sejenak menghela nafas. bunda juga manusia. Dan lelah adalah hal yang sangat manusiawi.

6. Bergabung dengan Komunitas Bunda Beranak Kembar

Tips lain yang juga bisa bunda atau orangtua lakukan adalah bergabung dengan komunitas orang tua beranak kembar. Pendekatan ini bisa dibilang cukup efektif setidak untuk membesarkan hati dan memupuk kesabaran. Karena Anda tidak akan merasa sendirian.

Bergabung dengan komunitas. Sumber: istockphoto.com
Bergabung dengan komunitas. Sumber: istockphoto.com

Selain membantu menguatkan mental, bergabung dengan komunitas ini juga bisa menjadi wadah berbagi pengalaman, berbagi ilmu dan hal-hal baru dari para bunda dan orang tua bayi kembar yang lebih berpengalaman.

7. Luangkan Waktu untuk Me Time

Mengasuh dan merawat bayi kembar harus diakui lebih menguras tenaga dan emosi ketimbang merawat satu bayi. Bahkan tidak sedikit bunda yang merasa stres karena hampir-hampir tidak punya waktu untuk dirinya sendiri. Jika ini terjadi, sudah waktunya para bunda untuk meluangkan waktu sejenak ulang mengisi daya.

Lakukan hal-hal yang para bunda senangi. Nonton drakor, atau sekadar tidur lebih lama. Maka selama masa me time ini bunda bisa meminta bantuan pasangan atau keluarga untuk sementara menggantikan menjaga si kembar.

8. Gunakan Barang Bergender Netral

Terakhir, bunda tidak perlu repot-repot untuk membeli dua barang untuk masing-masing bayi kembar bunda. Baju misalnya. Karena bunda bisa mengambil opsi untuk membeli baju bayi dengan gender netralberikut lemari bajunya. Terlebih jika bayi kembar Bunda sepasang atau perempuan dan laki-laki. Demikian halnya dengan berbagai barang lainnya yang sikembar butuhkan.

Demikian itulah ulasan singkat seputar tips mudah dalam merawat bayi kembar. Semoga dengan ulasan kali ini para bunda menjadi sedikit terbantu. Jangan lupa share dan nantikan ulasan menarik lainnya. Sekian dan terima kasih.