Bisnis Aqiqah: Inilah Cara Memulainya!

Bisnis Aqiqah: Inilah Cara Memulainya!

Bisnis Aqiqah – Memulai bisnis aqiqah dengan modal yang kecil merupakan salah satu jenis bisnis yang mempunyai prospek cukup menjanjikan. Bisnis ini juga termasuk salah satu UKM yang cukup potensial untuk dijalankan di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, penduduk Indonesia mayoritas terdiri dari penduduk Muslim, maka peluang kesuksesan bisnis ini cukup besar. Aqiqah merupakan bentuk rasa syukur bagi kaum Muslimin terkait kelahiran bayi.

Aqiqah dilakukan dengan menyembelih hewan berupa kambing. Adapun ketentuan aqiqahnya yaitu 1 kambing untuk bayi perempuan dan 2 kambing untuk bayi laki laki.

Dalam Islam, hukum aqiqah yaitu sunnah muakkad atau sangat dianjurkan. Aqiqah menjadi salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. atas pemberian rezeki berupa buah hati.

Daging aqiqah umumnya diolah dan dimasak dalam bentuk sate atau gulai kambing, lalu dibagikan kepada tetangga atau kerabat. Bagi sebagian orang, terutama yang berada di perkotaan, umumnya tidak mau pusing untuk mengolah dan memasak daging aqiqah sendiri.

Akhirnya, mereka lebih memilih untuk memesan di tempat bisnis kambing aqiqah. Tentunya cara ini dianggap cukup praktis dan mudah. Namun, tentu perlu dijaga agar tetap dalam koridor syariat Islam.

Cara Memulai Bisnis Aqiqah

Ilustrasi Bisnis Aqiqah
Ilustrasi Bisnis Aqiqah, Sumber : cermati.com

Memulai bisnis aqiqah tentu bukan hal yang sederhana. Namun tetap bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal yang perlu Anda persiapkan agar bisnis ini bisa terus berkembang dan menebarkan manfaat bagi banyak orang.

Berikut ini beberapa cara memulai usaha aqiqah dengan modal kecil yang bisa Anda coba. Yuk simak ulasan lengkapnya.

1. Niat dan Menguasai Ilmunya

Niat merupakan hal yang mendasar dan utama dalam memulai bisnis apapun, termasuk aqiqah. Tanpa awali dengan niat yang serius, bisa jadi bisnis Anda hanya menjadi khayalan semata. Jika Anda sudah mempunyai niat, maka segera lakukan langkah untuk dapat memulai usaha tersebut. 

Dengan peluang dan potensi bisnis ini, maka tentu niat Anda perlu segera direalisasikan. Selain itu, aqiqah juga tidak hanya tradisi biasa, namun didalamnya terdapat syarat dan aturan syariat Islam yang perlu dipenuhi.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui hal tersebut agar tidak ada kesalahan saat mulai membuka usaha aqiqah. Dalam hal ini, Anda dapat belajar melalui para ustadz atau ulama untuk mengetahui segala hal yang berhubungan dengan aqiqah.

2. Mempersiapkan Modal

Tidak cukup hanya sekedar niat, namun hal cukup penting lainnya yang perlu diperhatikan yaitu ketersediaan modal yang Anda miliki. Modal yang diperlukan dalam bisnis ini relatif cukup besar, maka tentu tidak seperti memulai usaha yang levelnya relatif kecil darinya.

Tetapi, tentu hal tersebut akan berbanding lurus secara proporsional dengan keuntungan yang nantinya akan didapatkan. Modal yang diperlukan bisa berupa materi maupun non-materi.

Jika Anda belum memiliki modal yang cukup sepertinya hal tersebut bukan menjadi kendala. Sebab, ada berbagai cara untuk dapat memperoleh tambahan modal. Semisal Anda dapat mengajak rekan Anda untuk membuka usaha ini secara bersama.

3. Memilih Lokasi Strategis

Ilustrasi Memilih Lokasi Strategis
Ilustrasi Memilih Lokasi Strategis, Sumber : bisnisindonesia.com

Lokasi bisnis akan sangat menentukan dalam keberlangsungan usaha Anda. Banyak usaha yang akhirnya tidak bisa berkembang dikarenakan kesalahan dalam memiliki lokasi usaha yang strategis.

Beberapa kriteria lokasi bisnis yang cocok dan bisa dijadikan pertimbangan, antara lain: lokasi berada di pinggir jalan yang dilalui banyak orang, tersedia tempat dimana Anda dapat memajang 1-2 sampel hewan aqiqah yang dapat dipilih oleh calon konsumen.

Terakhir, Anda juga perlu memilih lokasi yang dekat dengan padang rumput dan jauh dari pemukiman warga.

4. Merekrut Karyawan

Salah satu hal yang cukup penting dalam bisnis yaitu keberadaan karyawan. Anda tidak bisa melakukan segala hal dengan sendiri. Anda memerlukan bantuan orang lain yakni karyawan. Tentu dengan keberadaannya akan mempermudah pekerjaan Anda.

Ada dua posisi karyawan yang perlu Anda rekrut, yakni karyawan office dan karyawan lapangan. Karyawan office yang akan mengurus segala kebutuhan dan operasional kantor.

Adapun karyawan lapangan mempunyai tugas dalam mengurus hewan aqiqah. Tentu Anda akan rugi saat hewan Anda tidak tumbuh dengan baik. Tentunya juga tidak akan menarik bagi para calon konsumen.

5. Menambahkan Catering Aqiqah

Jika Anda sudah merasa bahwa bisnis aqiqah sudah lumayan memberi pendapatan, tidak ada salahnya memperluas bidang usaha Anda. Anda bisa menambahkan catering aqiqah agar konsumen tidak perlu lagi repot mengolah daging aqiqah. Bisa satu paket. 

Tentu untuk dapat menggabungkan keduanya, Anda perlu merekrut juga juru masak yang andal. Hal tersebut penting agar nantinya usaha aqiqah Anda bisa jauh lebih dikenal dan direkomendasikan oleh para konsumen.

6.  Strategi Promosi

Ilustrasi Resep Gulai Kambing
Ilustrasi Resep Gulai Kambing, Sumber : kompas.com

Dari beberapa hal yang telah diulas sebelumnya, semua hal itu tidak dapat berhasil tanpa  adanya strategi promosi yang tepat. Strategi ini akan membantu Anda dalam mempromosikan bisnis Anda di mata masyarakat dan calon konsumen.

Sudah banyak sarana promosi yang bisa Anda coba seperti memasang banner, menyebarkan brosur sampai promosi melalui media sosial. Tetapi, promosi yang dinilai cukup efektif adalah promosi yang datang dari rekomendasi konsumen.

Anda bisa memulainya dari orang terdekat atau kerabat untuk mulai mempromosikannya. Saat mereka menerima tawaran Anda, maka tentu akan membantu Anda dalam menyebarkan bisnis kepada calon konsumen yang memerlukan jasa aqiqah Anda.

Membuat promosi dengan unik dan menarik agar muncul minat calon konsumen untuk menggunakan jasa bisnis Anda. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan riset pasar agar Anda mengetahui kisaran harga yang bisa Anda patok.

Demikianlah beberapa cara memulai bisnis aqiqah yang bisa Anda coba. Tentu bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi Anda. Selain itu, jangan lupa berdoa agar bisnis Anda dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi orang sekitar.

Membuat Gulai Kambing Enak : Berikut Ini Caranya!

Membuat Gulai Kambing Enak : Berikut Ini Caranya!

Membuat Gulai Kambing – Gulai merupakan olahan yang terbuat dari bumbu gurih dan pedas. Gulai dan gule, keduanya merupakan makanan khas Indonesia yang berbeda, meski namanya hampir mirip. Gulai adalah hidangan berkuah khas Sumatera dengan bahan baku ayam, ikan, jeroan, kambing, sapi, dan sayuran.

Selain itu, gulai juga dimasak dengan bumbu yang berempah. Rempah yang digunakan antara lain jahe, jintan, lengkuas, ketumbar, kunyit, dan lainnya. Kuahnya relatif cukup kental dan rasanya gurih pedas.

Sedangkan, Gule adalah hidangan yang berasal dari Jawa. Kuah gule relatif lebih cair dan tidak begitu kental. Santan yang encer dan kaldu daging kambing membuat rasanya menjadi gurih. Namun, rasa gule tidak gurih pekat seperti gulai. Gule pun tidak terlalu pedas karena ditambahkan sedikit gula.

Baca juga : Olahan Daging Kambing

Cara Membuat Gulai Kambing

Ilustrasi Membuat Gulai Kambing
Ilustrasi Membuat Gulai Kambing, Sumber : Tokopedia

Berikut ini beberapa cara membuat gulai kambing yang enak dan lezat. Yuk simak ulasan lengkapnya.

1. Daging Kambing

Untuk membuat gulai kambing yang enak, langkah pertama Anda perlu memilih bagian kambingnya. Anda disarankan memilih bagian panggul dekat dengan ekor, sebab bagian ini dagingnya relatif lebih empuk dengan aroma tidak terlalu tajam dan lemaknya tidak terlalu banyak. 

Olahan gulai juga enak jika dicampurkan dengan jeroan seperti babat, paru dan usus dari sapi atau kambing. 

2. Rebus Daging

Cara berikutnya dalam membuat gulai kambing yang enak yaitu merebus daging terlebih dahulu. Rebuslah daging kambing yang sudah dipilih sampai airnya mendidih. Lalu buang buih berwarna keabuan yang terdapat pada permukaan air ketika merebus daging.

Upayakan untuk menghindari merebus daging bersamaan dengan jeroan, sebab bau prengusnya akan semakin terasa. Oleh karena itu, Anda bisa merebus secara terpisah dan menambahkan rempah seperti daun salam, lengkuas, jahe, daun jeruk dan batang sereh ke dalam air rebusan tersebut.

Baca juga : Cara Menghilangkan Bau Kambing

3. Santan

Khusus untuk gulai, santan yang digunakan lebih kental dibandingkan dengan gule. Anda perlu memilih santan yang sudah tua agar kandungan minyaknya lebih banyak.

4. Bumbu Rempah

Bumbu yang dipakai agar resep gulai kambing menjadi lezat yaitu bawang merah, ketumbar, jahe, jintan, cabai merah, serai, kayu manis, cengkeh, kapulaga, pala, dan kunyit.

Resep Gulai Kambing

Ilustrasi Resep Gulai Kambing
Ilustrasi Resep Gulai Kambing, Sumber : kompas.com

Agar lebih jelas, berikut ini contoh resep gulai kambing yang bisa Anda buat di rumah.

1. Bahan

Bahan-bahan yang digunakan yaitu: 1 kg daging kambing dengan beberapa tulang iga, potong-potong, 1 sendok makan ketumbar bubuk, ½ sendok teh adas bubuk, ½ sendok teh jintan bubuk, 4 sendok makan minyak sayur.

Ditambah juga, 10 butir bawang merah, iris tipis, 1 sendok makan cabai merah bubuk /crushed chilli, 1 batang serai, memarkan, 5 cm kayu manis, 2 butir cengkeh, 2 butir kapulaga, ½ butir pala, memarkan, 1 liter santan, dan 200 gram kelapa parut, sangrai, tumbuk halus.

2. Menghaluskan Bumbu

Bumbu yang bisa Anda gunakan diantaranya: 5 siung bawang putih, 1 cm jahe, cincang, 1 cm kunyit, cincang, ½ cm lengkuas, cincang, dan 2 sendok teh garam

3. Cara Memasak

Pertama, aduklah potongan daging kambing dengan ketumbar, adas dan jintan hingga rata. Lalu, sisihkan selama 30 menit. Setelah itu, panaskan minyak, tumis bawang merah hingga layu. Kemudian, masukkan cabai merah bubuk, aduk hingga wangi.

Selanjutnya Anda tambahkan bumbu halus, serai, kayu manis, cengkeh, kapulaga dan pala, aduk hingga wangi. Berikutnya, masukkan daging kambing, aduk sampai kaku dan berubah warna. Tuangkan santan dan masukkan kelapa sangrai. Terakhir, masak dengan api kecil hingga daging kambing empuk. Angkat dan sajikan hangat. 

Manfaat Daging Kambing 

Olahan berbahan dasar daging kambing dapat menjadi salah satu komponen pola makan sehat ketika Anda konsumsi. Berikut ini beberapa manfaat daging kambing untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui. 

1. Menjaga Otot

Daging merupakan salah satu sumber protein yang baik. Didalamnya terkandung asam amino yang dibutuhkan tubuh dan merupakan sumber protein komplit. Protein berkualitas tinggi tentu penting untuk menjaga massa otot, terutama bagi orang dewasa.

Asupan protein yang tidak terpenuhi bisa mempercepat dan memperburuk pengecilan otot yang disebabkan faktor usia. Ini tentu akan meningkatkan risiko sarcopenia, yakni suatu kondisi buruk terkait dengan massa otot yang sangat rendah.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan olahraga yang cukup. Ditambah konsumsi daging kambing secara rutin atau sumber protein tinggi lainnya. Hal itu dapat membantu memelihara massa otot.

2. Meningkatkan Performa Fisik

Ilustrasi Daging Kambing
Ilustrasi Daging Kambing, Sumber : kompas.com

Daging kambing juga cukup penting untuk memaksimalkan fungsi otot. Sebab, daging kambing mengandung asam amino beta-alanin yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi karnosin. Karnosin merupakan substansi penting untuk fungsi otot.

Karnosin level tinggi dalam otot manusia terkadang sering dihubungkan dengan penurunan tingkat kelelahan dan peningkatan performa olahraga.

3. Mencegah Anemia

Anemia yaitu kondisi yang terjadi disebabkan rendahnya sel darah merah dan menurunkan jumlah oksigen dalam darah. Gejala utamanya termasuk kelelahan dan kondisi tubuh yang lemah. Kekurangan zat besi juga menjadi penyebab utama anemia, tetapi bisa dengan mudah diantisipasi dengan mengatur pola makan.

Daging kambing merupakan salah satu sumber zat besi yang cukup baik. Tidak hanya mengandung zat besi dari makanan hewani, tetapi juga meningkatkan penyerapan zat besi non-heme, yakni zat besi dari makanan nabati.

Di sisi lain, mengkonsumsi daging kambing memang tidak lepas dari efek negatif. Beberapa studi observasi menghubungkan asupan daging merah tinggi dengan peningkatan risiko kanker dan penyakit jantung.

Dalam upaya menjaga kesehatan ibu hamil, maka mengkonsumsi daging kambing perlu ada aturannya. Konsumsi daging olahan seperti gulai kambing, atau terlalu matang menjadi perhatian dikarenakan kontaminan.

Demikianlah ulasan mengenai cara membuat gulai kambing yang menjadi salah satu olahan daging kambing populer khas Indonesia. Upayakan mengkonsumsi daging kambing tanpa lemak dalam jumlah yang tidak berlebihan dengan tingkat kematangan sedang untuk opsi yang lebih sehat.

Sebagai penyedia jasa aqiqah Purwokerto dan sekitarnya, pengolahan daging yang sehat menjadi komitmen Padi Aqiqah dalam memberikan pelayanan aqiqahnya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Tips Menjelang Persalinan yang Perlu Dipersiapkan

Tips Menjelang Persalinan yang Perlu Dipersiapkan

Tips Menjelang Persalinan – Menjadi hal yang lumrah jika para Ibu merasa was-was atau khawatir disaat mulai mendekati hari persalinan. Namun demikian, para Ibu tetap perlu menyiapkan fisik dan mental.

Persiapan ini penting untuk dilakukan sejak sebelum hari perkiraan lahir (HPL), agar nantinya para Ibu bisa lebih siap menghadapi proses persalinan. Jangan lupa juga untuk mengajak suami berdiskusi terkait pemilihan tempat persalinan dan metode persalinan alternatif yang yang nantinya akan dibutuhkan.

Mempercepat Kelahiran

Kelahiran sang buah hati merupakan waktu yang paling ditunggu oleh para ibu hamil. Namun, waktu persalinan biasanya sudah dapat diperkirakan dan ibu hamil tinggal menunggu sambil mempersiapkan kebutuhannya termasuk menjaga kesehatan ibu hamil.

Bayi yang baru lahir, sumber : Diadona.id
Bayi yang Baru Lahir, Sumber : diadona.id

Dalam perkembangannya, saat ini ibu hamil bisa mengusahakan untuk mempercepat kelahiran dengan melakukan teknik atau terapi tertentu. Jika sang buah hati terlahir pada waktu yang tepat tentu para ibu akan merasa happy karena perjuangannya selama kurang lebih sembilan bulan bisa terbayarkan sudah.

Namun jika sang bayi yang ada dalam kandungan ibu belum juga menampakkan tanda-tanda untuk lahir, namun secara perhitungan waktu sudah masuk HPL, biasanya para ibu hamil akan mempercepat kelahiran bayi dengan berbagai metode atau teknik yang ada. Sebab, bayi yang terlalu lama berada dalam kandungan akan menjadi berbahaya.

banner iklan promo paket aqiqah spesial dari Padi Aqiqah
https://api.whatsapp.com/send?phone=6281230442972&text=Assalamualaikum%20Padi%20Aqiqah%2C%20bisa%20bertanya%20tentang%20catering%20aqiqah%3F

Tips Menjelang Persalinan

Berikut ini beberapa tips menjelang persalinan yang bisa dilakukan agar tubuh siap menghadapi persalinan. Tips ini dirangkum dari berbagai sumber. Yuk simak ulasan lengkapnya.

1. Melepaskan Ketegangan

Jika ada kelas yoga kehamilan, tak ada salahnya para ibu hamil untuk mengikutinya. Dalam yoga kehamilan, ada banyak latihan pernapasan saat bersalin. Dengan teknik bernapas yang tepat dan sesuai, tentunya akan lebih mampu mengatur pernapasan serta mengejan dengan baik saat momen persalinan  tiba.

Pada kelas yoga persalinan biasanya juga akan diajarkan bagaimana cara melepaskan ketegangan di bagian punggung bawah dan membuat dada, bahu serta panggul menjadi rileks. Latihan otot ini dapat membantu melepaskan ketegangan nantinya selama proses persalinan.

2. Membuang Pikiran Negatif

Sebisa mungkin, sang ibu perlu menghindari pikiran negatif mengenai persalinan menjelang hari-H. Disarankan untuk juga menghindari menonton berbagai video persalinan, baik persalinan normal maupun caesar.

Lingkungan dan sugesti negatif dapat mempengaruhi alam bawah sadar para Ibu dan melahirkan pikiran negatif selama proses persalinan. Pada akhirnya, pikiran negatif juga dapat memicu ketegangan dan meningkatkan rasa sakit.

3. Melakukan Latihan Rutin

Ibu Hamil, sumber : Ruang Muslimah
Ibu Hamil, sumber : Ruang Muslimah

Melalui latihan ringan dan rutin yang dilakukan secara konsisten, tubuh akan menjadi lebih kuat dan mampu menahan ketegangan dalam proses persalinan, terutama pada bagian sendi dan otot.

Pasalnya, saat janin tumbuh semakin besar, maka beban tubuh ibu hamil juga akan meningkat. Oleh karena itu, proses persalinan akan terasa semakin melelahkan. Tentu para Ibu juga tidak perlu melakukan latihan yang berat. Menjelang proses persalinan, disarankan latihan ringan yang bisa dilakukan misalnya dengan berjalan kaki.

4. Memahami Kemungkinan Komplikasi

Kesiapan mental tentu tak kalah penting perlu dipersiapkan menjelang proses persalinan. Sebagai upaya persiapan tersebut, penting bagi para Ibu untuk memahami adanya kemungkinan nanti mengalami komplikasi.

Mempunyai pikiran negatif menjelang persalinan memang sangat tidak disarankan, namun sebaiknya tetap mempersiapkan diri agar tidak kaget saat terjadi sesuatu di luar perkiraan. Persiapan ini juga penting untuk membuat tenang jika ada masalah yang muncul.

5. Mengajak Si Kecil Berkomunikasi

Mendekati hari persalinan, coba untuk membiasakan selalu mengajak si Kecil berkomunikasi, terutama saat para Ibu sedang sendirian. Ajak ngobrol si Kecil dengan meletakkan tangan di perut dan biarkan gerakan janin menenangkan.

Membangun bonding dengan sang buah hati akan membuat lebih rileks, mengurangi ketakutan dan menciptakan afirmasi positif. Rasa nyaman yang para Ibu rasakan akan membuat prosesi persalinan menjadi menyenangkan karena akan bertemu sang buah hati.

Jangan lupa, saat berbicara dengan janin, ucapkanlah hal positif tentang proses persalinan yang akan datang. Ini agar ia pun bersiap untuk dilahirkan dan mau “membantu” mempermudah proses persalinan.

6. Jangan Lupa Bahagia

Ilustrasi Tips Menjelang Persalinan
Ilustrasi Tips Menjelang Persalinan, Sumber : BukaReview

Sebelum menghadapi proses persalinan yang tentu melelahkan, tak ada salahnya untuk tetap bahagia. Para Ibu bisa istirahat sejenak berdua bersama suami atau pergi berwisata.

Lakukan hal-hal yang menyenangkan bagi para Ibu. Selain akan membuat lebih rileks, hal ini juga penting agar para Ibu lebih bahagia menanti waktu persalinan. Bagi yang ingin berwisata, untuk mempermudah perjalanan, para Ibu dan suami bisa menyewa mobil.

7. Pijat Perineum

Menurut Kecia Gaither, MD dari Lincoln Medical and Mental Health Center, bahwa pijat perineum merupakan salah satu teknik yang bisa dilakukan untuk memperlancar persalinan. Perineum yaitu bagian tubuh yang berada di antara bukaan vagina dan anus. Biasanya teknik ini mulai dilakukan pada pekan ke-34.

Pijat perineum ini diyakini dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit area tersebut, sehingga bisa membantu meningkatkan kemampuannya untuk meregang. Selain itu, teknik ini juga dapat mengurangi resiko robekan dan episiotomi.

Adapun cara melakukannya yaitu yang pertama, pastikanlah tangan bersih. Lalu duduklah di kursi, dan lumasi jari dengan minyak vitamin E atau minyak almond. Setelah itu, tempatkan jari sekitar 5 cm di dalam vagina.

Setelah itu, lakukan pijatan ke arah perineum. Ulangi selama sekitar 5 menit. Jangan lupa, pastikan berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukannya.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa tips menjelang persalinan yang perlu para Ibu persiapkan. Persiapan fisik dan mental jelang persalinan terkadang seringkali terabaikan, padahal justru menjadi penting untuk melancarkan proses persalinan. 

Selain mempersiapkan kelahiran sang buah hati, Anda juga perlu mempersiapkan aqiqah untuk si kecil yakni tujuh hari setelah kelahirannya. Namun bagi Anda yang tidak mau ribet mengurusnya sendiri, sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan jasa aqiqah profesional untuk menanganinya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Inilah Tips Menyimpan Daging Kambing, Agar Tetap Awet!

Inilah Tips Menyimpan Daging Kambing, Agar Tetap Awet!

Makan daging kambing tidak hanya pada saat acara aqiqah saja loh. Anda bisa juga membeli daging segar sendiri lalu dimasak di rumah. Namun sebagian masyarakat masih ada yang belum mengetahui, bagaimana menyimpan daging yang benar. Sehingga daging tersebut tidak awet dan akan cepat busuk. Oleh sebab itu simak tips menyimpan daging di bawah ini, agar tetap awet dan segar.

banner iklan promo paket aqiqah spesial dari Padi Aqiqah

Untuk menyimpan daging kambing memang dibutuhkan teknik khusus. Sebab seperti yang telah anda ketahui bahwa bau daging kambing lebih mencolok ketimbang jenis daging lainnya. Banyak yang menyukai daging kambing yang telah dimasak, namun tidak suka dengan baunya ketika masih mentah. Biasanya daging kambing sering dibuat menjadi menu sate atau gulai seperti menu pada acara aqiqah.

Biasanya menu masakan kambing saat aqiqah tidak meninggalkan bau yang mencolok atau biasa disebut prengus. Oleh sebab itu, banyak sekali orang-orang yang suka dengan menu tersebut. Untuk anda atau anak anda yang belum aqiqah, maka bisa menghubungi jasa layanan aqiqah Purwokerto untuk melakukan pemesanan.

Ilustrasi daging kambing, Sumber : tirto.id
Ilustrasi daging kambing, Sumber : tirto.id

Cara Penyimpanan Daging Kambing

Anda bisa menikmati menu masakan yang anda sukai dari daging kambing di rumah. Agar daging kambing tetap awet dan segar, maka perlu disimpan dengan cara yang tepat. Selain itu anda juga tidak perlu khawatir kulkas akan tercemar dengan bau prengus dari kambing ini. Penasaran bagaimana caranya? Ikuti tips menyimpan daging kambing di bawah ini.

1. Hindari Mencuci Daging

Jika anda tidak berniat untuk langsung memasak daging kambing setelah membelinya, maka anda bisa menyimpannya di kulkas yang bagian freezer. Sebelum dimasukkan kulkas, daging mentah terebut tidak disarankan untuk dicuci terlebih dahulu. Ketika anda mencuci daging, maka air tersebut akan meresap ke dalam serat dan akan membuat kualitas daging menurun dan lebih cepat rusak atau busuk.

Selain itu, menyimpan daging kambing mentah yang telah dicuci akan membuat bau prengus dari kambing semakin menonjol. Hal inilah yang ditakutkan apabila saat ingin dimasak bau prengus tersebut akan tetap ada, dan membuat anda tidak selera untuk memakannya. Walaupun anda telah memasaknya menggunakan berbagai bumbu dan rempah-rempah, bau prengus tersebut akan tetap ada dan menyengat.

Ilustrasi mencuci daging, Sumber : lifestyle.kompas.com
Ilustrasi mencuci daging, Sumber : lifestyle.kompas.com

2. Lumuri Daging Dengan Air Lemon

Sebelum di masukkan ke dalam freezer, sebaiknya anda melumuri daging kambing tersebut dengan air perasan lemon. Jika anda tidak punya lemon, maka bisa menggunakan jeruk nipis sebagai alternatifnya. Perasan lemon atau jeruk nipis diyakini dapat membunuh bakteri yang menyebabkan bau prengus pada daging kambing tersebut.

Setelah anda memeras air lemon atau jeruk nipis, segera lumuri secara merata pada permukaan daging yang akan anda simpan. Setelah selesai melumuri, diamkan beberapa saat hingga air perasan lemon atau jeruk nipis tersebut meresap ke dalam daging. Anda bisa mendiamkan daging yang telah dilumuri air perasan lemon atau jeruk nipis tersebut kira-kira 25 hingga 30 menit.

Air perasan lemon, Sumber : beritasatu.com
Air perasan lemon, Sumber : beritasatu.com

3. Potong Daging Sesui Selera

Tips menyimpan daging kambing selanjutnya adalah memotong daging tersebut sesuai selera atau kebutuhan anda. Setelah melumuri daging dengan air perasan lemon, anda bisa memulai memotong daging kambing tersebut. Daging yang dipotong dengan ukuran kecil akan lebih mudah menyimpannya, sehingga tidak memakan space kulkas terlalu besar.

Selain itu juga pada saat mencairkan daging untuk di masak, tidak akan membutuhkan waktu yang begitu lama. Karena daging kambing telah dipotong sesuai ukuran standar masakan yang akan anda olah. Akan lebih efisien waktu bukan, saat mencairkannya.

Memotong daging kambing, Sumber : klikhijau.com
Memotong daging kambing, Sumber : klikhijau.com

4. Simpan di Wadah Tertutup

Hal selanjutnya yang perlu anda lakukan setelah memotong daging ialah, dengan menyimpan daging tersebut ke dalam wadah yang tertutup atau kedap udara sebelum memasukkannya ke freezer. Karena tadi anda sudah memotong daging sesuai kebutuhan, maka pisahkan daging-daging tersebut sesuai dengan ukurannya. Agar lebih memudahkan anda pada saat akan memasak daging.

Penggunaan wadah yang tertutup juga bermanfaat agar bau daging mentah tidak mencemari kulkas anda atau meja makan. Selain itu, daging kambing yang anda simpan juga akan lebih aman. Sehingga dapat membantu mengurangi risiko terkontaminasi dengan bakteri yang ada di sekitar.

Menaruh daging di wadah tertutup, Sumber : zakatsukses.org

5. Simpan di Freezer

Setelah meletakkan daging kambing ke dalam wadah yang tertutup atau kedap udara, saatnya menyimpan daging tersebut ke dalam freezer. Dengan menyimpan daging di dalam freezer menggunakan suhu beku, akan membuat daging kambing membeku. Ketika daging kambing beku, akan membuatnya semakin awet dan tahan lama.

Ilustrasi freezer, Sumber : grid.id
Ilustrasi freezer, Sumber : grid.id

6. Hindari Mencairkan Daging di Suhu Ruang

Ketika daging kambing yang telah anda bekukan akan dimasak, maka disarankan untuk anda tidak mencairkannya di suhu ruang. Mencairkan daging dengan suhu ruang dapat menyebabkan daging terkontaminasi dengan bakteri yang ada di sekitar. Lebih baiknya cairkan daging kambing anda di kulkas biasa yang bukan freezer, agar daging tetap aman dari bakteri.

Mencairkan daging beku, Sumber : gaya.tempo.co
Mencairkan daging beku, Sumber : gaya.tempo.co

Bagi anda yang ingin menyelenggarakan aqiqah, maka bisa menghubungi Padi Aqiqah. Kami siap melayani anda untuk area Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Cilacap, Kebumen, hingga Banyumas. Anda dapat memilih referensi menu aqiqah sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi nomer yang ada di laman website kami.

Sekian informasi yang kami sampaikan mengenai tips menyimpan daging kambing yang tepat, agar tetap awet. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda. Nantikan artikel menarik lainnya dari kami yang bisa anda temukan di laman website Padi Aqiqah.

Perbedaan Aqiqah dan Qurban yang Wajib Anda Ketahui

Perbedaan Aqiqah dan Qurban yang Wajib Anda Ketahui

Perbedaan antara aqiqah dan qurban masih menjadi persoalan yang membingungkan di masyarakat. Pantas saja karena secara dhohir, aqiqah dan qurban memiliki kesamaan yaitu menyembelih hewan (dalam hal ini baik berqurban maupun aqiqah boleh menggunakan hewan jantan maupun betina, namun untuk aqiqah hanya menggunakan kambing dan sejenisnya saja) serta sama-sama berhukum sunnah muakkad.

Aqiqah, menurut bahasa artinya memotong. Asal matanya aqqa- yauqqu- aqqan. Menurut para ulama, istilah memotong memiliki makna beragam. Yakni memotong atau menyembelih hewan dan memotong rambut bayi yang lahir. Menurut Abu Ubaid, aqiqah berarti rambut atau bulu yang ada di kepala bayi.

Menurut istilah, aqiqah bermakna pemotongan atau penyembelihan hewan dalam rangka tasyakuran kepada Allah SWT karena kelahiran anak (laki-laki maupun perempuan) disertai dengan pemotongan rambut bayi tersebut.

Baca juga : Syarat Kambing Aqiqah

Sedangkan asal kata qurban yaitu qariba- yaqrabu- qurbanan wa wirbanan (dikutip dari kamus Ibn Manzhur dan Munawir). Arti dari kata tersebut adalah dekat, maksudnya mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan mengerjakan perintah-Nya.

Selain itu, kata qurban juga berkaitan dengan kata udhiyyah bentuk jamak dari kata dhahiyyah yang berasal dari kata dhaha (waktu dhuha). Maknanya yaitu, sembelihan di waktu dhuha pada tanggal 10 sampai 13 bulan Dzulhijjah.

Sedangkan menurut istilah, qurban yaitu menyembelih hewan dengan tujuan beribadah kepada Allah pada Hari Raya Haji atau Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah dan tiga hari tasyriq setelahnya 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

banner iklan promo paket aqiqah spesial dari Padi Aqiqah

Perbedaan Aqiqah dan Qurban

Ilustrasi Perbedaan Aqiqah dan Qurban
Ilustrasi Perbedaan Aqiqah dan Qurban, Sumber : Ternakan Kambing

Di antara sekian banyak ibadah sunah yang dianjurkan untuk dilaksanakan, ada dua ibadah yang memiliki kesamaan, yaitu aqiqah dan qurban. Orang yang memiliki kemampuan atau mantap secara finansial bisa melakukan kedua ibadah sunah ini bila ingin menggapai pahala dan keberkahan yang besar dari Allah Ta’ala. Meski keduanya sama-sama sunah utama, akan tetapi ada beberapa perbedaan aqiqah dan qurban.

Meski jelas ibadah aqiqah dan qurban ini ketentuannya tidak sama. Sebagian orang masih merasa bingung membedakannya. Oleh karena itu, mari simak beberapa perbedaan aqiqah dan qurban yang wajib Anda ketahui.

1. Jenis Hewan

Saat hendak melakukan ibadah qurban, Anda tentu akan mencari hewan terbaik. Di antara beberapa jenis hewan, yang tergolong hewan qurban di antaranya adalah sapi, kambing, domba, kerbau, hingga unta. Selain itu, hewan qurban juga dibagikan dalam kondisi mentah.

Untuk aqiqah, jenis hewan yang digunakan hanya kambing saja.

Nah, kambing ini tidak Anda berikan dalam keadaan mentah, melainkan harus sudah diolah jadi sajian menggugah selera misalnya, sate atau gulai.

Bila Anda merasa repot dengan segala persiapan aqiqah bagi si kecil, Anda bisa mengontak jasa layanan aqiqah seperti Padi Aqiqah yang melayani aqiqah untuk wilayah Purwokerto dan sekitarnya. Jasa layanan aqiqah akan bekerja secara profesional dalam menyiapkan segala keperluan aqiqah buah hati Anda.

2. Jumlah Hewan

Kambing Aqiqah, sumber ig lensproducties
Kambing Aqiqah, Sumber : IG @lensproducties

Hewan qurban umumnya berjumlah satu ekor atau lebih, tergantung dari kemampuan masing-masing orang. Dalam ibadah yang dilakukan pada bulan Dzulhijjah ini, seseorang tidak diperbolehkan mengambil upah menyembelih hewan qurban.

Sementara aqiqah bayi ketentuannya adalah dua ekor untuk anak lelaki dan seekor bagi perempuan. Di prosesi aqiqah ini diperbolehkan mengambil upah menyembelih.

3. Pembagian Daging

Daging qurban boleh dibagikan sepertiganya untuk saudara atau kerabat, sepertiga bagian fakir miskin, sisanya barulah disantap sendiri. Artinya ada tiga kelompok yang berhak atas daging qurban tersebut. Ketentuan ini tercantum jelas dalam Alquran.

“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.” (QS. Al-Hajj: 28).

Sementara untuk hewan sembelihan aqiqah, boleh dibagikan kepada siapa saja. Alangkah baiknya mendahulukan warga sekitar atau tetangga. Sebab pembagian daging aqiqah kepada orang-orang terdekat bisa memperkokoh tali silaturahmi. Para tetangga akan lebih mengenal Anda juga putra-putri Anda.

4. Tujuan Pelaksanaan

Ilustrasi Pelaksanaan Aqiqah
Ilustrasi Pelaksanaan Aqiqah, Sumber : Damainesia

Tujuan Anda melaksanakan ibadah qurban tentu ingin meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS atau sebagai peringatan atas pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang luar biasa. Sementara aqiqah itu berbeda. Tujuan digelarnya acara ini semata-mata adalah sebagai bentuk syukur kepada Allah Ta’ala atas karunia tidak ternilai yaitu buah hati terkasih.

Baca juga : Persiapan Aqiqah

5. Waktu Pelaksanaan

Ibadah qurban bisa dilaksanakan setiap tahun yaitu bulan Dzulhijjah, dengan catatan tidak memberatkan atau Anda merasa mampu untuk membeli hewan ternak. Lain halnya dengan aqiqah yang dilakukan sekali seumur hidup.

Paling pas pada tujuh hari setelah kelahiran buah hati. Tapi bila belum mampu, boleh pada hari ke-14 atau 21, dan jika masih juga tidak mampu di ketiga waktu tersebut, orang tua boleh meng-aqiqah buah hati kapan saja. Dianjurkan sebelum anak baligh. Jadi, jelas sudah bahwa ada perbedaan waktu antara keduanya.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa perbedaan aqiqah dan qurban yang wajib untuk Anda ketahui. Semoga Allah mudahkan kita melaksanakan kedua amalan ibadah sunnah tersebut dan tidak ada lagi salah paham mengenai perbedaan keduanya. Simak artikel bermanfaat lainnya seputar aqiqah di sini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.