Memiliki karunia terindah, melahirkan seorang bayi merupakan hal yang paling dinantikan dengan penuh harapan dan usaha yang kuat bagi seorang ibu. Begitulah Allah SWT menunjukkan arti hidup kepada manusia. Namun tidak hanya sampai di situ, bayi yang baru lahir juga harus mendapatkan perhatian penuh dari kedua orang tuanya.

Berbeda dengan anak-anak yang relatif sudah bisa berekspresi, berbicara, bersikap, bayi yang baru lahir hanya mampu menangis. Bayi yang baru saja dilahirkan masih tidak memiliki kemampuan sebagaimana manusia yang normal. Sehingga penting bagi setiap orang tua untuk memberikan perhatian ekstra kepada bayinya.

Lantas apa yang perlu dilakukan? Tentu saja menggali informasi. Sebagai orang tua kita dituntut untuk belajar dan terus belajar demi memberikan yang terbaik bagi si kecil hingga di besar. Maka, khusus edisi kali ini, aqiqah purwokerto akan memberikan beberapa informasi yang perlu dipahami setiap orang tua tentang bayi yang baru lahir.

Informasi ini kami kutip dari halaman dan artikel yang penulisnya adalah seorang dokter. Dari beberapa artikel, kami meringkasnya menjadi satu bagian yang mudah untuk dibaca. Namun tentu saja, segala informasi yang telah kami rangkum ini tidak terlepas dari ketidak telitian dan ketidak akuratan. Jadi, silahkan berkonsultasi lebih jauh kepada ahli dan dokter yang ada di sekitar Anda.

Fakta Tentang Bayi Yang Baru Lahir

Bagaimana menghadapi bayi yang baru lahir? Yang jelas, pasti berbeda dengan anak-anak, apalagi orang yang sudah dewasa. Sebagai orang tua, kita harus mengerti apa yang perlu kita lakukan kepada bayi kita. Sebelum itu, ada beberapa informasi tentang bayi saat baru saja dilahirkan sehingga bisa menjadi acuan saat melakukan perawatan kepada bayi.

1. Jam Tidur Bayi

Ternyata bayi tidur selama 16 hingga 18 jam dalam sehari. Namun hal ini merupakan akumulasi. Sebenarnya bayi tidur 1-2 jam kemudian bangun dan tidur kembali, terus menerus demikian, sehingga dalam sehari saat dijumlahkan bisa mencapai 18 jam. Jadi kepada orang tua, tidak perlu panik, malah harus membiarkan bayi tetap memenuhi jam tidurnya.

Rentang waktu 1-2 jam ini juga harus dibersamai oleh sang ibu. Karena pada malam hari bayi juga hanya tidur maksimal 2 jam, terbangun, kemudian tidur kembali. Bagi orang tua, tentu mengikuti ritme ini agak sedikit sulit, karena terbiasa tidur berjam-jam saat malam hari.

Menurut dokter, terkait tidur bayi di malam hari ini diakali. Usahakan saat siang hari bayi diajak berinteraksi sehingga lebih sering terjaga. Jika bisa dilakukan, maka tidurnya di malam hari akan relatif lebih panjang, tidak sebentar-bentar terjaga. Tetapi jangan memaksakan apabila bayi kita tidak mau untuk tetap terjaga di siang hari. Orang tua harus mengikuti ritme sang buah hati.

Bayi Yang Baru Lahir, sumber ig peccopecopeko
Bayi Yang Baru Lahir, sumber ig @peccopecopeko

2. Waktu Menyusui

Sumber makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir sampai beberapa bulan adalah air susu ibu. Pada masa awal-awal ini, jangan sekalipun memberikan asupan lain selain ASI. Bahkan hanya air putih saja tidak disarankan, cukup ASI saja.

Hal ini dikarenakan sistem pencernaan bayi yang masih baru. Belum tumbuh dan dapat menyesuaikan dengan berbagai jenis makanan. Sang ibu perlu memahami, bahwa pemberian ASI ini disarankan setiap 1-2 jam sekali. Usahakan agar tidak kekurangan atau terlambat saat memberikan ASI, karena aktivitas ini sebagaimana aktivitas makan pada orang dewasa.

3. Gumoh

Gumoh terlihat seperti sebagaimana orang dewasa muntah. Pada bayi, gumoh terjadi saat setelah menyusui, yaitu memuntahkan susu yang sudah masuk ke dalam perut. Mengapa hal ini dapat terjadi?

Sebagaimana diketahui, lambung dan usus kecil masih berukuran relatif kecil dan kerjanya belum sebagaimana anak-anak atau orang dewasa. Sehingga saat bayi meminum ASI, sangat berpotensi terjadi gumoh apabila kekenyangan.

Maka, hindari pemberian ASI yang berlebihan. Jika tidak mengerti cara memastikannya jangan khawatir. Normalnya sang bayi sendiri yang memahami saat sudah kenyang. Selanjutnya, untuk menghindari gumoh, setelah diberikan ASI, posisikan bayi tegak dan pada kondisi perut yang tidak terjepit hingga bayi bersendawa.

4. Pakaian Bayi

Bayi masih tidak mampu mengatur suhu tubuhnya. Oleh karena pada bayi belum terdapat lemak yang cukup untuk menjaga suhu tubuh agar tetap normal. Karenanya, bayi biasanya dipakaikan pakaian yang dapat menjaga kehangatan tubuhnya. Jadi, suhu normal untuk bayi adalah hangat.

merawat rambut bayi
Pakaian Bayi

Dalam beberapa kondisi, bayi dibedong terutama saat setelah dimandikan. Apabila masih kurang hangat, bisa ditambah dengan penutup kepala. Namun orang tua juga harus mengerti dengan kondisi lingkungan. Bisa saja kondisi lingkungan juga panas, sehingga pakaian bayi harus menyesuaikan.

5. Kondisi Kulit Bayi

Kulit bayi yang baru lahir sangat sensitif. Sehingga jauhkan bayi dari berbagai sentuhan yang kasar dari benda atau dari sentuhan kita sendiri. Perhatikan juga pakaian bayi, agar dipakaikan pakaian yang lembut yang tidak menyebabkan goresan apalagi luka pada bayi.

Biasanya yang sering terjadi adalah ruam popok. Ruam popok adalah lecet pada bagian sekitar kelamin karena dipakaikan popok. Maka, sebisa mungkin lindungi bayi Anda dari hal ini. Meskipun menggunakan popok dapat memudahkan kita, namun kesehatan kulit bayi perlu diutamakan.

6. Pencernaan Bayi

Bayi yang baru lahir sering langsung buang air saat setelah disusui. Hal ini tidak perlu dicemaskan oleh karena normal terjadi. Berbeda dengan orang dewasa yang hari memeriksakan diri jika terus menerus buang air, pada bayi hal ini normal.

Kemudian perhatikan warna feses bayi. Karena hanya sekedar mengkonsumsi ASI, maka warna feses bayi biasanya berwarna hitam kehijauan. Jika warnanya berbeda, dan perbedaannya mencolok, segera konsultasikan kepada bidan atau dokter yang ada di sekitar Anda.

7. Tali Pusar

Tali pusar pada bayi bagaikan bekas sisa operasi pada orang dewasa. Saat bayi baru lahir, rawatlah tali pusarnya hingga terputus secara alami. Jika terjadi pembengkakan atau keanehan, segera konsultasikan kepada dokter. Karena dimungkinkan terjadi infeksi.

8. Cara Mengerti Bayi

Bayi yang baru lahir dapat mendengar suara, mencium aroma dan melihat. Namun semuanya tentu saja masih terbatas, belum sebagaimana manusia normal. Saat bayi mendengar suara, mencium aroma dan melihat sesuatu yang berbeda, maka biasanya dia akan memberi tanggapan dengan tangisan. Yang paling dikenal bayi adalah ibunya sendiri, karena bayi terbiasa mendengar, mencium aroma dan melihat ibunya.

Semoga beberapa informasi ini bermanfaat. Lakukan penelitian lebih jauh tentang kebenarannya, semoga dapat membantu Anda. Simak ulasan menarik lainnya terkait nutrisi ibu hamil di halaman aqiqah purwokerto.

Open chat