Melaksanakan aqiqah sangat dianjurkan bagi para orang tua yang baru saja dikaruniai anak. Sebagaimana yang terdapat dalam hadis yang menggambarkan bahwa anak yang lahir masih tergadaikan oleh aqiqahnya. Artinya, setelah terlaksana aqiqah, anak yang lahir menjadi merdeka. Inilah yang menjadi pengibaratan anjuran aqiqah sehingga hukumnya sunnah muakkad. Memilih kambing aqiqah bisa menjadi bagian yang perlu dilakukan.

Saat ini, terdapat banyak jasa aqiqah di Purwokerto, Jogja, Jakarta maupun kota-kota lainnya. Sebenarnya Anda tinggal menghubungi saja dan memanfaatkan jasa ini. Namun untuk urusan pemilihan hewan aqiqah tidak ada salahnya untuk berkontribusi secara langsung. Agar pelaksanaan ibadah aqiqah dapat menjadi berkah jika dilaksanakan dengan hewan kambing yang kondisinya baik yang menjadi salah satu persyaratannya.

Tips Memilih Kambing Aqiqah

Bagi Anda yang ingin membeli kambing aqiqah sendiri atau bersama jasa aqiqah ikut memilih kambing sebelum diserahkan dan diproses, tidak ada salahnya untuk mengenal apa saja yang perlu diperhatikan dari kambing aqiqah. Berikut ulasan lengkap mengenai beberapa tips memilih kambing aqiqah yang perlu Anda ketahui.

1. Periksa posturnya

Postur dapat menggambarkan kesehatan fisik kambing. Adapun ciri-ciri kambing yang sehat antara lain tubuhnya kuat, berdada lebar, pinggangnya lurus, kakinya cenderung kokoh dan kuat, serta berukuran besar dan panjang, tubuhnya tidak terlalu gemuk ataupun terlalu kurus.

Biasanya untuk melihat ciri-ciri ini pada kambing tidak mudah bagi yang belum berpengalaman. Maka jangan ragu untuk berkomunikasi kepada penjual kambing atau ajaklah siapapun yang berpengalaman. Jadi, kambing yang sehat tidak harus gemuk, jadi jangan jadikan besar hewan tersebut sebagai ukuran untuk melihat sehat atau tidaknya.

2. Memeriksa mata kambing

Kambing yang sehat dapat diperhatikan dari bagian matanya. Maka perhatikan saat kambing berjalan atau arahkan kambing untuk bergerak untuk memperhatikannya. Jika matanya dapat fokus dan melihat dengan jelas tidak menabrak apapun saat berjalan dapat dipastikan hewan tersebut dalam kondisi baik.

Pandangan mata yang baik dapat dilihat saat berjalan dengan baik. Selain itu, hindari kambing dengan mata yang merah. Mata merah menjadi salah satu tanda bahwa hewan sedang tidak sehat. Mengkonsumsi hewan yang tidak sehat tentu tidak sehat pula. Sehingga tidak cocok menjadi hewan aqiqah.

3. Periksa gigi dan kukunya

Untuk memastikan bahwa hewan tersebut sehat, Anda juga bisa memperhatikan bagian utama giginya, pada rahang giginya haruslah kuat guna mengunyah makanan. Selain itu, kuku yang bersih juga menjadi faktor penting bahwa hewan aqiqah tersebut layak.

Kuku bersih merupakan tanda bahwa kambing sehat. Kambing dipastikan terbebas dari cacing apabila kukunya bersih. Cacing bisa berkembang biak di dalam kambing. Sangat berbahaya bila Anda mengkonsumsi daging kambing yang terjangkit cacing.

Ilustrasi Kambing Aqiqah Sehat, sumber : FIF Group
Ilustrasi Kambing Aqiqah Sehat, sumber : FIF Group

4. Lihat ukuran dagingnya

Selanjutnya, kambing yang mempunyai daging banyak dapat dilihat pada bagian punggung dan pahanya. Usahakan untuk memilih kambing dengan punggung yang besar. Punggung besar menandakan bahwa kambing memiliki daging yang banyak. Daging yang banyak membuat kita lebih semangat saat memasaknya di dapur bukan? 🙂

Artinya akan ada lebih banyak daging yang dimasak untuk aqiqah. Idealnya berat kambing yang sudah cukup umur untuk aqiqah adalah 30 hingga 40 kilogram. Jika lebih, justru lebih baik. Kecuali jika Anda mendapat kambing yang beratnya kurang, bisa jadi ternak tersebut belum cukup umur untuk disembelih.

5. Beli saat kondisi hidup

Penting untuk Anda ketahui, membeli kambing aqiqah dalam keadaan masih hidup bertujuan supaya daging terjamin segar dan memiliki riwayat kesehatan yang jelas. Lain halnya jika Anda memesan paket aqiqah secara online, disarankan untuk meminta foto atau video dokumentasi dari pihak penyedia layanan guna untuk memastikan.

Tidak aturan untuk membeli kambing dalam keadaan hidup. Namun untuk menjamin bahwa kambing sehat, maka Anda disarankan untuk membeli yang masih hidup. Selain itu, Anda juga bisa memastikan bahwa hewan ternak tersebut akan disembelih dengan cara disyariatkan. Ini penting untuk menjaga kehalalannya.

6. Jangan Membeli yang Sudah Dipotong

Membeli daging kambing yang sudah dipotong-potong juga beresiko cukup besar. Hal ini karena pembeli tidak melihat langsung kondisi kambing tersebut. Sebab Anda tidak tahu, apakah disembelih dengan syariat yang benar atau tidak. Ini karena jika hewan tersebut disembelih tidak dengan menyebut nama Allah, menjadikan daging kambing itu tidak halal untuk dikonsumsi.

7. Jangan Mudah Tertipu dengan Harga

Harga mahal tidak menjamin Anda mendapatkan kambing yang baik untuk aqiqah. Disarankan bagi Anda untuk memilih kambing sesuai budget. Adapun cara untuk bisa mendapatkan kambing yang sesuai keinginan ialah Anda bisa mencari informasi terlebih dahulu dari berbagai sumber.

Sebagai contoh, Anda bisa mencarinya di internet. Selain mudah dan praktis, layanan secara online terkadang juga menyediakan pilihan paket yang cukup lengkap. Anda juga bisa membeli kambing aqiqah melalui rekomendasi kerabat, jangan pernah malu untuk bertanya, agar mendapatkan kambing yang terbaik.

Selain beberapa tips di atas, terdapat juga saran-saran seperti, lebih utama memilih kambing jantan dibandingkan betina. Hal ini hanya menjadi saran, oleh karena kaitan antara ibadah qurban dan aqiqah dengan hewan kambing. Dengan memilih yang jantan, kambing betina akan tetap ada untuk melestarikan hewan kambing.

Demikian beberapa tips untuk memilih hewan aqiqah. Semoga tips-tips di atas dapat membantu menyempurnakan ibadah kita. Hubungi aqiqah Purwokerto untuk memanfaatkan jasa padi aqiqah. Simak berbagai ulasan informatif dan menarik lainnya terkait dengan ibadah aqiqah, kehamilan, bayi dan kuliner khas aqiqah di halaman padiaqiqah.com. Matur nuwun.

Open chat