Souvenir Aqiqah Sederhana; Agar Aqiqahan Semakin Berkesan

Souvenir Aqiqah Sederhana; Agar Aqiqahan Semakin Berkesan

Penyelenggaraan acara aqiqahan agaknya sudah menjadi acara yang lumrah bagi keluarga muslim. Meski bukan bagian dari sesuatu yang wajib, aqiqahan faktanya cukup menjadi salah satu momen yang sangat dinanti-nanti. Maka tidak heran jika bagi sebagian kalangan, acara ini betul-betul dipersiapkan jauh-jauh hari. Mulai dari konsep acara, menus, sampai dengan pilihan souvenir aqiqah sederhana untuk para undangan.

Mengapa perlu persiapan aqiqah jauh-jauh hari? Jawabannya agar momen yang bisa dibilang sakral dan jarang-jarang tersebut berlangsung dengan baik dan berkesan. Baik bagi keluarga inti, keluarga besar, maupun para tamu undangan.

Berkaitan dengan tamu undangan inilah yang akan menjadi fokus bahasan kita. Ya, bagaimana agar momen spesial tersebut meninggalkan kesan yang baik dan mendalam bagi para undangan? Tentu saja sangat bergantung pada banyak aspek. Dan salah satu aspek yang paling menentukan adalah kehadiran sebuah souvenir aqiqah.

Apa itu Souvenir Aqiqah Sederhana dan Apa Pula Manfaatnya?

Sebagaimana kita ketahui bahwa aqiqah merupakan salah satu bentuk ibadah dalam rangka menanamkan nilai-nilai ketuhanan kepada anak sedari kecil. Selain itu sebagai bentuk pengungkapan rasa kebahagian dan syukur kepada Allah SWT. Oleh karenanya maka jadi wajar jika shohibul hajat turut menyenangkan para tamu dengan kenang-kenangan berupa souvenir.

Ya, souvenir sendiri merupakan barang-barang yang umumnya berupa kerajinan tangan atau handicrafts, sebagai buah dari kreativitas para pengrajin aneka kerajinan tangan. Souvenir ini kemudian dimaksudkan sebagai pengingat momen. Lalu apa manfaatnya selain sebagai pengingat?

Selain sebagai pengingat, souvenir juga berfungsi sebagai bentuk penghargaan kepada para tamu undangan. Sebuah cara penyampaian akan rasa penghormatan yang cukup elegan. Nah, jika sudah demikian, yang perlu dilakukan berikutnya adalah memilah dan memilih opsi souvenir yang cocok dengan tema acara, dan tentu saja sesuai dengan budget Anda.

9 Rekomendasi Souvenir Aqiqah Sederhana namun Berkesan

Ada cukup banyak model souvenir yang bisa Anda jadikan opsi untuk souvenir acara aqiqahan Anda. Dari sekian banyak opsi yang ada, kami rangkum untuk Anda beberapa di antaranya yang menurut kami cukup recomended.

1. Souvenir Aqiqah Sederhana Tasbih

Souvenir tasbih. Sumber: unsplash.com
Souvenir tasbih. Sumber: unsplash.com

Opsi souvenir aqiqah sederhana yang pertama Anda bisa menggunakan tasbih. Selain simpel, tasbih memiliki kegunaan jangka panjang yang sangat cocok untuk menjadi kenang-kenangan. Ibadah juga akan terasa lebih khusyuk dengan tasbih. Oleh karena itu souvenir yang satu ini cukup penting untuk perayaan aqiqah. Sederhana namun berkesan.

2. Souvenir Aqiqah Sajadah

Selain tasbih, Anda juga bisa mempertimbangkan opsi sajadah. Opsi ini juga sebagaimana tasbih merupakan bagian dari perangkat shalat. Anda bisa memilih sajadah dengan kualitas menengah kebawa atau menengah ke atas lagi-lagi sesuai dengan kekuatan budget.

3. Mug Souvenir

Mug Souvenir. Sumber: unsplash.com
Mug Souvenir. Sumber: unsplash.com

Tidak hanya perangkat ibadah, Anda juga bisa memanfaatkan perangkat makan sebagai souvenir aqiqah. Antara lain ada mug. Tenang, mug ini bukan semabarng mug, namun mug custom dengan hiasan gambar tertentu pada bagian permukaan mug. Bisa foto bisa juga nama.

4. Reusable Straw

Berikutnya ada reusable Straw atau dikenal dengan stainless straw. Benda kecil yang satu ini tidak lain merupakan sedotan besi anti karat yang dapat digunakan berkali-kali untuk meminimalisir penggunaan sedotan plastik sekali pakai. Pilihan souvenir yang satu ini bisa dibilang cukup ramah lingkungan.

5. Botol Tumbler

Souvenir tumbler. Sumber: unsplash.com
Souvenir tumbler. Sumber: unsplash.com

Sedikit lebih besar, opsi botol tumbler juga bisa Anda jadikan sebagai souvenir aqiqah. botol tumbler sendiri merupakan salah satu barang terbaik yang bisa anda jadikan souvenir aqiqah. Botol tumbler umumnya terbuat dari bahan stainless dan plastik dengan berbagai ukuran. Selain berfungsi sebagai botol minum, tumbler ini juga praktis untuk dibawa kemana – mana.

6. Toples Kecil

Nah, kalau opsi yang satu ini dijamin para ibu-ibu akan suak. Apalagi kalau bukan toples kecil yang cantik. Toples kecil tidak kalah cocok untuk dijadikan sebagai souvenir di berbagai acara, karena selain memorable juga jamak digunakan dalam keseharian. Mulai dari untuk menyimpan permen, biskuit, sampai dengan benda-benda kecil lainnya.

7. Bantal Custom

Souvenir bantal. Sumber: unsplash.com
Souvenir bantal. Sumber: unsplash.com

Bantal custom dengan ukuran mini juga bisa Anda jadikan sebuah souvenir yang unik untuk acara aqiqahan. Sebagai variasi, Anda bisa menambahkan inisial nama buah hati atau fotonya pada permukaan bantal mini tersebut. Dengan memberikan souvenir berupa bantal mini, nantinya bisa digunakan oleh si penerima souvenir dalam keseharian mereka.

8. Handuk Kecil

Handuk juga bisa dijadikan sebagai opsi souvenir. Hanya saja Anda perlu memilihi handuk yang berukuran kecil. Sehingga tidak perlu handuk dengan ukuran besar. Dengan ukuran kecil saja souvenir handuk mini sudah cukup bermanfaat dan fungsional bagi si penerima souvenir.

9. Goodie Bag

Dan yang terakhir ada goodie bag. Souvenir yang satu ini merupakan jenis tas yang berbahan spunbond dan dapat Anda desain sesuai dengan selera Anda. Untuk souvenir aqiqah jenis ini Anda dapat mendesainnya dengan memasukan nama inisial buah hati Anda.

Itu dia setidaknya sembilan opsi souvenir aqiqah sederhana yang bisa Anda gunakan dalam acara aqiqah anak Anda. prinsipnya, dalam memilih jenis souvenir, prioritaskan fungsi jangka panjang souvenir agar souvenir tidak sekedar menjadi hiasan tanpa fungsi signifi kan.

Selain itu Anda juga tidak perlu memaksakan diri jika budget kurang memungkinkan. Sesuaikan saja opsi souvenir yang akan Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan kesanggupan. Mengingat cost aqiqah tidak hanya soal souvenir, tapi juga soal cost qurban kambing dan lain sebagainya. Demikian itulah ulasan singkat seputar souvenir aqiqah. Semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Keutamaan Aqiqah yang Wajib Orang Tua Ketahui

Keutamaan Aqiqah yang Wajib Orang Tua Ketahui

Sebagai umat muslim hendaknya kita tahu keutamaan dari aqiqah. Sebab banyak orang bertanya, mengapa harus aqiqah? Sedangkan orang jaman dulu misalnya kakek nenek dan di atasnya ada yang tidak di aqiqah.

Sesungguhnya apa sih aqiqah itu? Kita perlu tahu bahwa aqiqah merupakan pengorbanan hewan berupa kambing atau domba dalam syariat Islam sebagai wujud dari rasa syukur terhadap Allah Swt. atas lahirnya seorang anak. Secara istilah, aqiqah merupakan proses kegiatan menyembelih hewan ternak pada hari ke tujuh atau 14 atau 21 setelah kelahiran bayi.

Aqiqah dapat membantu mewujudkan rasa syukur kepada Allah atas karunia berupa kelahiran anak. Karena harapannya anak tersebut akan menjadi generasi penerus yang sholeh/sholehah untuk keluarga dan umat. Dengan melakukan aqiqah berarti meneladani dan mengikuti sunnah Baginda Rasulullah SAW.

Nah dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut, apa saja keutaman aqiqah yang wajib orang tua ketahui. Mari kita simak berikut ini,

Keutamaan Aqiqah bagi Orang Tua dan Anak

Hukum dari aqiqah memang sunnah. Namun, melaksanakan aqiqah merupakan ajaran Nabi Muhammad SAW. Secara sunnah, hukumnya termasuk sunnah muakkad atau dapat dipahami sebagai sunah yang harus diutamakan. Lantas, apa keutamaan jika orang tua melakukan aqiqah untuk anaknya? Mari kita simak berikut ini.

Keutamaan Aqiqah  untuk Diketahui. Sumber: nakita.grid.id.
Keutamaan Aqiqah untuk Diketahui. Sumber: nakita.grid.id.

1. Mendapat Pahala karena Termasuk Sunnah

Jika kita melaksanakan sunnah Rasul, hal tersebut sebagai bukti cinta kepada baginda Rasulullah SAW.

2. Meningkatkan Ibadah kepada Allah Swt.

Karena biasanya aqiqah dibarengi dengan bacaan quran dan doa-doa, maka hal demikianlah akan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.

3. Keutamaan Aqiqah dapat Meningkatkan Rasa Cinta Sesama Muslim

Rasa solidaritas antar sesama muslim akan terbangun dengan melaksanakan aqiqah ini. Dengan begitu akan seiring dengan tumbuhnya rasa cinta terhadap sesama muslim. Karena dengan Aqiqah dapat mencerminkan sikap murah hati yang nantinya dapat menghilangkan kikir maupun pelit.

Secara tidak langsung, kita diajarkan untuk berbagi kepada sesama. Baik itu berbagi kepada tetangga, kerabat maupun fakir miskin. Jadi tali silaturahmi antar anggota masyarakat dapat semakin erat dengan memakan daging kambing/domba yang halal.

Keutamaan ini juga bisa kita dapati di banyak amalan-amalan shalih lainnya seperti halnya pada salah satu keutamaan umrah. Yaitu mempererat tali persaudaraan antar umat muslim.

4. Menghilangkan Kotoran dan Penyakit

Aqiqah merupakan suatu usaha yang dilakukan orang tua untuk menghindarkan anak dari musibah, keburukan moral, dan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Dengan aqiqah juga dapat menjadi pembebas dari gangguan setan. Sebab dapat menjadi penghambat setan untuk mengganggu bayi, sehingga bayi lebih terlindungi.

5. Keutamaan Aqiqah Membebaskan Anak dari Ketergadaian

Dari Samurah bin Jundub, Rasulullah SAW telah bersabda: “setiap anak tergadai dengan Aqiqahnya, maka disembelihkan untuknya pada hari ke tujuh. Dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR. Abu Daud)

Aqiqah Tanggung Jawab Siapa?

Mungkin beberapa orang pernah bertanya-tanya. Apakah aqiqah harus dilakukan ayah saja? Atau apakah boleh melakukan aqiqah untuk diri sendiri. Sebab semasa kecil belum sempat di aqiqah karena keterbatasan ekonomi dan sebagainya.

Tanggung Jawab Aqiqah. Sumber: orami.co.id.
Tanggung Jawab Aqiqah. Sumber: orami.co.id.

Mengutip dari Ustad Abdul Shomad, mari kita simak bagaimana pandangan Mahzab Hanbali dan Maliki sebagai berikut: yang megaqiqahkan hanya ayah saja terhadap anaknya. Seorang anak tidak mengakikahkan diri sendiri setelah dewasa. Sebab pensyariatan aqiqah itu terhadap ayah dan tidak dapat dilaksanakan orang lain.

Namun sekelompok ulama Mazhab Hanbali juga berpendapat: seseorang boleh mengaqiqahkan diri sendiri jika ingin melakukannya.

Aqiqah tidak hanya dilakukan ketika masih kecil. Seorang ayah dapat mengaqiqahkan anaknya setelah aqil baligh. Sebab tidak ada batasan akhir waktu untuk aqiqah (al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu: 4/286).

Hewan yang Ditentukan untuk Aqiqah

Berbeda dengan kurban, daging yang disunnahkan untuk disedekahkan sebelum dimasak. Namun pada aqiqah, daging harus dimasak dulu baru disedekahkan. Ketentuan yang disyariatkan untuk disembelih dalam aqiqah adalah kambing atau domba. Bagi anak yang lahir laki-laki disunnahkan untuk aqiqah 2 ekor kambing. Sedangkan bagi anak perempuan adalah 1 ekor kambing.

Ketentuan ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “ Barang siapa yang ingin menyembelih untuk anaknya maka hendaknya ia menyembelih untuknya. Anak laki-laki 2 kambing dan anak perempuan 1 kambing” (H.R. Abu Daud). Yang perlu digaris bawahi, kambing yang dijadikan aqiqah sudah lebih dari satu tahun umurnya, tidak cacat, tidak kurus, dan sehat.

Ucapan ketika menyembelih aqiqah yang perlu diperhatikan, mengambil berdasarkan riwayat al-Baihaqi dengan sanad hasan. Bahwa diriwayatkan oleh Aisyah bahwa Rasulullah SAW mengaqiqahkan Hasan dan Husein, berkata: “Ucapkanlah dengan nama Allah, ya Allah, untuk-Mu dan kepada-Mu Aqiqah si fulan”.

Lalu bagaimana hukum daging beserta kulit aqiqah? Dapat kita ketahui bahwa daging aqiqah sama seperti daging qurban. Jadi daging tersebut dimakan, disedekahkan, dan tidak boleh dijual sedikitpun. Daging disunahkan agar dimasak dan dimakan bersama keluarga dan orang lain.

Namun menurut Imam Ahmad bin Hnbal dalam suatu riwayat memperbolehkan untuk menjual kulit dan kepala aqiqah lalu menyedekahkan hasil penjualan tersebut.

Menu Pendamping untuk Aqiqah. Sumber: olx.co.id.
Menu Pendamping untuk Aqiqah. Sumber: olx.co.id.

Dalam membagikan daging aqiqah tidak mungkin hanya daging kambing saja, biasanya akan ada menu pendamping lainnya. Daging yang disunahkan untuk dibagikan adalah kepada tetangga sekitar yang tak lain sebagai bentuk tanda syukur atas kelahiran anak. Sebenarnya siapa pun boleh menerima dan boleh ikut makan daging aqiqah tersebut. Termasuk juga yang mengaqiqahi.

Setiap ibadah yang disyariatkan Allah tentu memiliki hikmah bagi umat manusia. Sudah dibahas di atas bahwa aqiqah yang merupakan bagian dari sunnah mengandung banyak hikmah. Semoga setiap niat baik karena Allah, termasuk bagi Anda yang ingin melangsungkan aqiqah Allah permudah langkahnya.

Bisnis Aqiqah: Inilah Cara Memulainya!

Bisnis Aqiqah: Inilah Cara Memulainya!

Bisnis Aqiqah – Memulai bisnis aqiqah dengan modal yang kecil merupakan salah satu jenis bisnis yang mempunyai prospek cukup menjanjikan. Bisnis ini juga termasuk salah satu UKM yang cukup potensial untuk dijalankan di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, penduduk Indonesia mayoritas terdiri dari penduduk Muslim, maka peluang kesuksesan bisnis ini cukup besar. Aqiqah merupakan bentuk rasa syukur bagi kaum Muslimin terkait kelahiran bayi.

Aqiqah dilakukan dengan menyembelih hewan berupa kambing. Adapun ketentuan aqiqahnya yaitu 1 kambing untuk bayi perempuan dan 2 kambing untuk bayi laki laki.

Dalam Islam, hukum aqiqah yaitu sunnah muakkad atau sangat dianjurkan. Aqiqah menjadi salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. atas pemberian rezeki berupa buah hati.

Daging aqiqah umumnya diolah dan dimasak dalam bentuk sate atau gulai kambing, lalu dibagikan kepada tetangga atau kerabat. Bagi sebagian orang, terutama yang berada di perkotaan, umumnya tidak mau pusing untuk mengolah dan memasak daging aqiqah sendiri.

Akhirnya, mereka lebih memilih untuk memesan di tempat bisnis kambing aqiqah. Tentunya cara ini dianggap cukup praktis dan mudah. Namun, tentu perlu dijaga agar tetap dalam koridor syariat Islam.

Cara Memulai Bisnis Aqiqah

Ilustrasi Bisnis Aqiqah
Ilustrasi Bisnis Aqiqah, Sumber : cermati.com

Memulai bisnis aqiqah tentu bukan hal yang sederhana. Namun tetap bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal yang perlu Anda persiapkan agar bisnis ini bisa terus berkembang dan menebarkan manfaat bagi banyak orang.

Berikut ini beberapa cara memulai usaha aqiqah dengan modal kecil yang bisa Anda coba. Yuk simak ulasan lengkapnya.

1. Niat dan Menguasai Ilmunya

Niat merupakan hal yang mendasar dan utama dalam memulai bisnis apapun, termasuk aqiqah. Tanpa awali dengan niat yang serius, bisa jadi bisnis Anda hanya menjadi khayalan semata. Jika Anda sudah mempunyai niat, maka segera lakukan langkah untuk dapat memulai usaha tersebut. 

Dengan peluang dan potensi bisnis ini, maka tentu niat Anda perlu segera direalisasikan. Selain itu, aqiqah juga tidak hanya tradisi biasa, namun didalamnya terdapat syarat dan aturan syariat Islam yang perlu dipenuhi.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui hal tersebut agar tidak ada kesalahan saat mulai membuka usaha aqiqah. Dalam hal ini, Anda dapat belajar melalui para ustadz atau ulama untuk mengetahui segala hal yang berhubungan dengan aqiqah.

2. Mempersiapkan Modal

Tidak cukup hanya sekedar niat, namun hal cukup penting lainnya yang perlu diperhatikan yaitu ketersediaan modal yang Anda miliki. Modal yang diperlukan dalam bisnis ini relatif cukup besar, maka tentu tidak seperti memulai usaha yang levelnya relatif kecil darinya.

Tetapi, tentu hal tersebut akan berbanding lurus secara proporsional dengan keuntungan yang nantinya akan didapatkan. Modal yang diperlukan bisa berupa materi maupun non-materi.

Jika Anda belum memiliki modal yang cukup sepertinya hal tersebut bukan menjadi kendala. Sebab, ada berbagai cara untuk dapat memperoleh tambahan modal. Semisal Anda dapat mengajak rekan Anda untuk membuka usaha ini secara bersama.

3. Memilih Lokasi Strategis

Ilustrasi Memilih Lokasi Strategis
Ilustrasi Memilih Lokasi Strategis, Sumber : bisnisindonesia.com

Lokasi bisnis akan sangat menentukan dalam keberlangsungan usaha Anda. Banyak usaha yang akhirnya tidak bisa berkembang dikarenakan kesalahan dalam memiliki lokasi usaha yang strategis.

Beberapa kriteria lokasi bisnis yang cocok dan bisa dijadikan pertimbangan, antara lain: lokasi berada di pinggir jalan yang dilalui banyak orang, tersedia tempat dimana Anda dapat memajang 1-2 sampel hewan aqiqah yang dapat dipilih oleh calon konsumen.

Terakhir, Anda juga perlu memilih lokasi yang dekat dengan padang rumput dan jauh dari pemukiman warga.

4. Merekrut Karyawan

Salah satu hal yang cukup penting dalam bisnis yaitu keberadaan karyawan. Anda tidak bisa melakukan segala hal dengan sendiri. Anda memerlukan bantuan orang lain yakni karyawan. Tentu dengan keberadaannya akan mempermudah pekerjaan Anda.

Ada dua posisi karyawan yang perlu Anda rekrut, yakni karyawan office dan karyawan lapangan. Karyawan office yang akan mengurus segala kebutuhan dan operasional kantor.

Adapun karyawan lapangan mempunyai tugas dalam mengurus hewan aqiqah. Tentu Anda akan rugi saat hewan Anda tidak tumbuh dengan baik. Tentunya juga tidak akan menarik bagi para calon konsumen.

5. Menambahkan Catering Aqiqah

Jika Anda sudah merasa bahwa bisnis aqiqah sudah lumayan memberi pendapatan, tidak ada salahnya memperluas bidang usaha Anda. Anda bisa menambahkan catering aqiqah agar konsumen tidak perlu lagi repot mengolah daging aqiqah. Bisa satu paket. 

Tentu untuk dapat menggabungkan keduanya, Anda perlu merekrut juga juru masak yang andal. Hal tersebut penting agar nantinya usaha aqiqah Anda bisa jauh lebih dikenal dan direkomendasikan oleh para konsumen.

6.  Strategi Promosi

Ilustrasi Resep Gulai Kambing
Ilustrasi Resep Gulai Kambing, Sumber : kompas.com

Dari beberapa hal yang telah diulas sebelumnya, semua hal itu tidak dapat berhasil tanpa  adanya strategi promosi yang tepat. Strategi ini akan membantu Anda dalam mempromosikan bisnis Anda di mata masyarakat dan calon konsumen.

Sudah banyak sarana promosi yang bisa Anda coba seperti memasang banner, menyebarkan brosur sampai promosi melalui media sosial. Tetapi, promosi yang dinilai cukup efektif adalah promosi yang datang dari rekomendasi konsumen.

Anda bisa memulainya dari orang terdekat atau kerabat untuk mulai mempromosikannya. Saat mereka menerima tawaran Anda, maka tentu akan membantu Anda dalam menyebarkan bisnis kepada calon konsumen yang memerlukan jasa aqiqah Anda.

Membuat promosi dengan unik dan menarik agar muncul minat calon konsumen untuk menggunakan jasa bisnis Anda. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan riset pasar agar Anda mengetahui kisaran harga yang bisa Anda patok.

Demikianlah beberapa cara memulai bisnis aqiqah yang bisa Anda coba. Tentu bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi Anda. Selain itu, jangan lupa berdoa agar bisnis Anda dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi orang sekitar.

Perbedaan Aqiqah dan Qurban yang Wajib Anda Ketahui

Perbedaan Aqiqah dan Qurban yang Wajib Anda Ketahui

Perbedaan antara aqiqah dan qurban masih menjadi persoalan yang membingungkan di masyarakat. Pantas saja karena secara dhohir, aqiqah dan qurban memiliki kesamaan yaitu menyembelih hewan (dalam hal ini baik berqurban maupun aqiqah boleh menggunakan hewan jantan maupun betina, namun untuk aqiqah hanya menggunakan kambing dan sejenisnya saja) serta sama-sama berhukum sunnah muakkad.

Aqiqah, menurut bahasa artinya memotong. Asal matanya aqqa- yauqqu- aqqan. Menurut para ulama, istilah memotong memiliki makna beragam. Yakni memotong atau menyembelih hewan dan memotong rambut bayi yang lahir. Menurut Abu Ubaid, aqiqah berarti rambut atau bulu yang ada di kepala bayi.

Menurut istilah, aqiqah bermakna pemotongan atau penyembelihan hewan dalam rangka tasyakuran kepada Allah SWT karena kelahiran anak (laki-laki maupun perempuan) disertai dengan pemotongan rambut bayi tersebut.

Baca juga : Syarat Kambing Aqiqah

Sedangkan asal kata qurban yaitu qariba- yaqrabu- qurbanan wa wirbanan (dikutip dari kamus Ibn Manzhur dan Munawir). Arti dari kata tersebut adalah dekat, maksudnya mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan mengerjakan perintah-Nya.

Selain itu, kata qurban juga berkaitan dengan kata udhiyyah bentuk jamak dari kata dhahiyyah yang berasal dari kata dhaha (waktu dhuha). Maknanya yaitu, sembelihan di waktu dhuha pada tanggal 10 sampai 13 bulan Dzulhijjah.

Sedangkan menurut istilah, qurban yaitu menyembelih hewan dengan tujuan beribadah kepada Allah pada Hari Raya Haji atau Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah dan tiga hari tasyriq setelahnya 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

banner iklan promo paket aqiqah spesial dari Padi Aqiqah

Perbedaan Aqiqah dan Qurban

Ilustrasi Perbedaan Aqiqah dan Qurban
Ilustrasi Perbedaan Aqiqah dan Qurban, Sumber : Ternakan Kambing

Di antara sekian banyak ibadah sunah yang dianjurkan untuk dilaksanakan, ada dua ibadah yang memiliki kesamaan, yaitu aqiqah dan qurban. Orang yang memiliki kemampuan atau mantap secara finansial bisa melakukan kedua ibadah sunah ini bila ingin menggapai pahala dan keberkahan yang besar dari Allah Ta’ala. Meski keduanya sama-sama sunah utama, akan tetapi ada beberapa perbedaan aqiqah dan qurban.

Meski jelas ibadah aqiqah dan qurban ini ketentuannya tidak sama. Sebagian orang masih merasa bingung membedakannya. Oleh karena itu, mari simak beberapa perbedaan aqiqah dan qurban yang wajib Anda ketahui.

1. Jenis Hewan

Saat hendak melakukan ibadah qurban, Anda tentu akan mencari hewan terbaik. Di antara beberapa jenis hewan, yang tergolong hewan qurban di antaranya adalah sapi, kambing, domba, kerbau, hingga unta. Selain itu, hewan qurban juga dibagikan dalam kondisi mentah.

Untuk aqiqah, jenis hewan yang digunakan hanya kambing saja.

Nah, kambing ini tidak Anda berikan dalam keadaan mentah, melainkan harus sudah diolah jadi sajian menggugah selera misalnya, sate atau gulai.

Bila Anda merasa repot dengan segala persiapan aqiqah bagi si kecil, Anda bisa mengontak jasa layanan aqiqah seperti Padi Aqiqah yang melayani aqiqah untuk wilayah Purwokerto dan sekitarnya. Jasa layanan aqiqah akan bekerja secara profesional dalam menyiapkan segala keperluan aqiqah buah hati Anda.

2. Jumlah Hewan

Kambing Aqiqah, sumber ig lensproducties
Kambing Aqiqah, Sumber : IG @lensproducties

Hewan qurban umumnya berjumlah satu ekor atau lebih, tergantung dari kemampuan masing-masing orang. Dalam ibadah yang dilakukan pada bulan Dzulhijjah ini, seseorang tidak diperbolehkan mengambil upah menyembelih hewan qurban.

Sementara aqiqah bayi ketentuannya adalah dua ekor untuk anak lelaki dan seekor bagi perempuan. Di prosesi aqiqah ini diperbolehkan mengambil upah menyembelih.

3. Pembagian Daging

Daging qurban boleh dibagikan sepertiganya untuk saudara atau kerabat, sepertiga bagian fakir miskin, sisanya barulah disantap sendiri. Artinya ada tiga kelompok yang berhak atas daging qurban tersebut. Ketentuan ini tercantum jelas dalam Alquran.

“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.” (QS. Al-Hajj: 28).

Sementara untuk hewan sembelihan aqiqah, boleh dibagikan kepada siapa saja. Alangkah baiknya mendahulukan warga sekitar atau tetangga. Sebab pembagian daging aqiqah kepada orang-orang terdekat bisa memperkokoh tali silaturahmi. Para tetangga akan lebih mengenal Anda juga putra-putri Anda.

4. Tujuan Pelaksanaan

Ilustrasi Pelaksanaan Aqiqah
Ilustrasi Pelaksanaan Aqiqah, Sumber : Damainesia

Tujuan Anda melaksanakan ibadah qurban tentu ingin meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS atau sebagai peringatan atas pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang luar biasa. Sementara aqiqah itu berbeda. Tujuan digelarnya acara ini semata-mata adalah sebagai bentuk syukur kepada Allah Ta’ala atas karunia tidak ternilai yaitu buah hati terkasih.

Baca juga : Persiapan Aqiqah

5. Waktu Pelaksanaan

Ibadah qurban bisa dilaksanakan setiap tahun yaitu bulan Dzulhijjah, dengan catatan tidak memberatkan atau Anda merasa mampu untuk membeli hewan ternak. Lain halnya dengan aqiqah yang dilakukan sekali seumur hidup.

Paling pas pada tujuh hari setelah kelahiran buah hati. Tapi bila belum mampu, boleh pada hari ke-14 atau 21, dan jika masih juga tidak mampu di ketiga waktu tersebut, orang tua boleh meng-aqiqah buah hati kapan saja. Dianjurkan sebelum anak baligh. Jadi, jelas sudah bahwa ada perbedaan waktu antara keduanya.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa perbedaan aqiqah dan qurban yang wajib untuk Anda ketahui. Semoga Allah mudahkan kita melaksanakan kedua amalan ibadah sunnah tersebut dan tidak ada lagi salah paham mengenai perbedaan keduanya. Simak artikel bermanfaat lainnya seputar aqiqah di sini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Aqiqah di Bulan Ramadhan : Raih Double Pahala!

Aqiqah di Bulan Ramadhan : Raih Double Pahala!

Aqiqah di bulan Ramadhan – Aqiqah merupakan suatu ibadah yang dilaksanakan dengan menyembelih hewan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas kelahiran anak. Pelaksanaan aqiqah menurut syariat Islam apabila yang dilahirkan adalah bayi laki-laki maka dibutuhkan 2 ekor kambing. Untuk anak perempuan 1 ekor kambing.

banner iklan promo paket aqiqah spesial dari Padi Aqiqah

Meskipun begitu, aqiqah diberlakukan bagi yang mempunyai kemampuan saja. Diperlukan banyak hal persiapan aqiqah agar ibadah aqiqah dapat berjalan dengan lancar.

Pelaksanaan ibadah aqiqah disunahkan pada hari ketujuh kelahiran bayi sebagaimana berpatokan pada hadits berikut, “Setiap anak itu tergadai dengan hewan aqiqahnya, disembelih darinya pada hari ke tujuh, dan dia dicukur, dan diberi nama.” (HR. Imam Ahmad dan Ashhabus Sunan, dan dishahihkan oleh At Tirmidzi)

Apabila tidak sempat melaksanakannya pada hari ketujuh, maka bisa diganti pada hari ke empat belas. Dan bila tidak bisa hari ke empat belas, bisa pada hari keduapuluh satu. Tetapi bila tidak bisa dilakukan di hari-hari tersebut, tidak masalah dilakukan di hari lain karena hari-hari tersebut merupakan hari yang disunnahkan.

Baca juga : Syarat Kambing Aqiqah

Dalil Dasar Aqiqah

Kambing Aqiqah, sumber : FIF Group
Kambing Aqiqah, Sumber : FIF Group

Terdapat beberapa dalil yang menjelaskan tentang sunnahnya melakukan aqiqah bagi seorang bayi yang baru dilahirkan. Di antaranya yaitu: Dari Samurah bin Jundab dia berkata, Rasulullah bersabda :“Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.” (Hadits shahih Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’I, Ibnu Majah, Ahmad , Ad Darimi)

Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, Rasulullah bersabda : “Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.” (Hadits Riwayat Bukhari)

Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata : Rasulullah bersabda : “Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.” (Hadist Riwayat Ahmad , Thabrani dan al-Baihaqi)

Dari Aisyah dia berkata, Rasulullah bersabda : “Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.” (Hadits Riwayat Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Dari ‘Amr bin Syu’aib, Rasulullah bersabda. : “Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.” (Hadits Riwayat Abu Dawud, Nasa’I, Ahmad)

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda : “Menaqiqahi Hasan dan Husein dengan satu kambing dan satu kambing kibas.” (HR Abu Dawud)

Sunnah saat Aqiqah

Ilustrasi Pelaksanaan Aqiqah
Ilustrasi Pelaksanaan Aqiqah, Sumber : Damainesia

Dalam kitab Fathul Qarib, Al-Ghazi menjelaskan bahwa terdapat sunnah-sunnah yang sebaiknya dilakukan saat aqiqah, yaitu:

Memberikan nama pada anak di hari ke-7, tepatnya saat aqiqah. Alangkah indahnya jika kita memberi nama untuk buah hati kita dengan nama-nama yang Islami, mencukur rambut si bayi, dan bersedakah sesuai dengan berat timbangan rambut yang dipotong.

Hidangan Aqiqah

Hewan yang disembelih saat aqiqah hendaknya diolah atau dimasak terlebih dahulu menjadi hidangan siap santap. Setelah itu, makanan tersebut boleh dibagikan-bagikan kepada orang lain. Yang lebih utama adalah kerabat dan tetangga.

Baca juga : Persiapan Aqiqah

Aqiqah di Bulan Ramadhan : Peluang Mendapat Double Pahala

Ilustrasi Aqiqah di Bulan Ramadhan
Ilustrasi Aqiqah di Bulan Ramadhan, Sumber : Padi Aqiqah

Maksudnya adalah, Anda bisa mendapat keuntungan pahala berkali-kali lipat apabila melakukan aqiqah di bulan Ramadhan. Bagaimana caranya? Silakan Anda simak terlebih dahulu bunyi hadist berikut ini:

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, dari Zaid bin Kholid Al Juhani. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Barangsiapa yang memberi makan orang yang berpuasa maka kita akan mendapat pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, luar biasa bukan? Anda pasti sudah bisa mengetahui dimana letak peluangnya.

Ya betul, pembagian daging aqiqah dianjurkan untuk diberikan dalam keadaan masak atau dagingnya sudah diolah terlebih dahulu. Dengan demikian, melaksanakan aqiqah di bulan Ramadhan, selain mendapatkan pahala dari ibadah aqiqah itu sendiri juga akan mendapatkan pahala dari memberi makan orang yang berbuka puasa.

Cara Melaksanakan Aqiqah di Bulan Ramadhan

Tata cara pelaksanaan aqiqah di bulan Ramadhan sama saja seperti pelaksanaan aqiqah di bulan lainnya. Hanya saja jika Anda ingin menyelenggarakan acara tasyakuran aqiqah siang hari di bulan Ramadhan, mungkin tidak menggunakan menu prasmanan. Praktisnya, Anda bisa memakai nasi box sebagai alternatif pengganti menu prasmanan.

Untuk anak laki-laki memakai dua ekor domba atau kambing dan anak perempuan satu ekor domba atau kambing. Hewan aqiqah tersebut boleh berjenis kelamin jantan maupun betina.

Pastikan juga hewan aqiqah dalam kondisi sehat, tidak sakit dan tidak cacat fisik. Setelah pemotongan hewan selesai, Anda bisa membagikannya kepada tetangga. Dianjurkan untuk mengolah dagingnya terlebih dahulu sehingga dibagikannya sudah dalam keadaan matang.

Demikianlah ulasan mengenai ibadah aqiqah di bulan ramadhan. Tentu dengan dilaksanakan di bulan ramadhan menjadi peluang double pahala yang akan didapatkan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Simak artikel bermanfaat lainnya seputar aqiqah di sini.